Arti Kata "kalomel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kalomel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kalomel

ka·lo·mel /kalomél/ n obat pencuci perut; urus-urus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kalomel"

📝 Contoh Penggunaan kata "kalomel" dalam Kalimat

1.Kalimat perubatan modern tidak lagi menggunakan kalomel sebagai obat pencuci perut.
2.Ketika itu, dokter menggunakan kalomel sebagai salah satu pilihan pengobatan untuk penyakit tertentu.
3.Dalam sejarah perubatan, kalomel telah digunakan sebagai salah satu pengobatan untuk mengatasi gejala perut.
4.Sang dokter menyarankan pasiennya untuk menghindari penggunaan kalomel karena efek sampingnya yang berbahaya.
5.Pada abad ke-19, kalomel menjadi salah satu obat yang populer di kalangan masyarakat karena kemudahan penggunaannya.

📚 Artikel terkait kata "kalomel"

Mengenal Kata 'kalomel' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kalomel" - Obat Tradisional yang Perlu Diketahui

Kalomel adalah kata yang mungkin asing bagi beberapa orang, tetapi sebenarnya kata ini telah ada sejak lama dalam bahasa Indonesia. Kata kalomel berasal dari bahasa Yunani, yaitu "kalomelos," yang berarti "kaolin" atau "kapur." Dalam konteks medis, kalomel digunakan sebagai obat pencuci perut atau diuretik. Dalam sejarahnya, kalomel digunakan sebagai obat untuk menghilangkan kelebihan cairan tubuh. Orang-orang pada zaman dahulu percaya bahwa penggunaan kalomel dapat membantu menghilangkan penyakit seperti asam lambung dan diare. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kalomel dalam jumlah besar dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal dan hati. Kalomel dapat digunakan dalam beberapa cara, seperti diminum atau dioleskan pada kulit. Namun, penggunaan kalomel dalam bentuk modern telah berkurang karena adanya obat-obatan lain yang lebih efektif dan aman. Kalomel masih digunakan dalam beberapa bidang, seperti obat tradisional atau dalam pengobatan alami. Dalam kehidupan sehari-hari, kalomel masih memiliki relevansi dalam beberapa aspek. Misalnya, kalomel dapat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kosmetik alami atau obat-obatan tradisional. Selain itu, kalomel juga dapat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat produk-produk lain, seperti sabun atau shampoo. Dalam budaya Indonesia modern, kalomel masih memiliki nilai-nilai lama yang perlu dipelajari. Kalomel dapat dijadikan sebagai inspirasi bagi kita untuk lebih menghargai produk alami dan tradisional. Dengan demikian, kita dapat memiliki pengetahuan yang lebih luas tentang kalomel dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.