Arti Kata "kaper" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kaper" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kaper

1ka·per ? karper

2ka·per n kupu-kupu kecil (biasa terbang malam)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kaper"

📝 Contoh Penggunaan kata "kaper" dalam Kalimat

1.Ikan karper menjadi salah satu pilihan warga yang ingin menangkapnya di danau.
2.Di pasar tradisional, penjual ikan karper menawarkan berbagai jenisnya dengan harga yang bervariasi.
3.Penggemar ikan karper dari luar negeri datang ke Indonesia untuk menangkapnya di kolam.
4.Ikan karper menjadi sumber protein yang kaya akan nutrisi bagi banyak keluarga.
5.Pada festival makanan, menu utama adalah hidangan ikan karper yang dibumbui dengan rempah-rempah lokal.

📚 Artikel terkait kata "kaper"

Mengenal Kata 'kaper' - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Penggunaan Kata "Kaper"

Kata "kaper" memiliki makna umum yang terkait dengan kegiatan atau perbuatan yang tidak biasa atau mencolok. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan aksi-aksi heroik atau revolusioner yang dilakukan oleh individu atau kelompok tertentu. Contohnya, kaper laut adalah aksi-aksi militer atau kejahatan yang dilakukan oleh kapal perang atau kapal lainnya di laut. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kaper" digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Kaper di lapangan sepak bola itu sangat menarik perhatian seluruh penonton." Ini menunjukkan bahwa kaper dapat berarti aksi-aksi yang tidak biasa atau mencolok, bahkan jika tidak selalu berkonotasi positif. Contoh lain adalah, "Kaper di kantor itu membuat karyawan semakin tidak nyaman." Dalam kasus ini, kaper berarti aksi-aksi yang tidak diinginkan atau mengganggu. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kaper" juga digunakan untuk menggambarkan kegiatan-kegiatan yang tidak biasa atau mencolok. Misalnya, kaper di media sosial dapat berarti aksi-aksi yang viral dan menarik perhatian banyak orang. Kaper juga dapat digunakan untuk menggambarkan aksi-aksi yang tidak diinginkan, seperti kaper di sekolah yang membuat siswa semakin tidak nyaman. Dalam konteks ini, kata "kaper" menunjukkan bahwa ada perubahan atau peristiwa yang tidak biasa atau mencolok yang terjadi.