Arti Kata "karsinogenik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "karsinogenik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

karsinogenik

kar·si·no·ge·nik /karsinogénik/ a Dok bersifat menyebabkan penyakit kanker

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "karsinogenik"

📝 Contoh Penggunaan kata "karsinogenik" dalam Kalimat

1.Kondisi lingkungan yang karsinogenik mempengaruhi kesehatan masyarakat di daerah penambangan.
2.Penggunaan sepatu karet yang karsinogenik dalam proses manufaktur telah dihentikan oleh perusahaan.
3.Banyak bahan kimia yang digunakan dalam pabrik tekstil memiliki efek karsinogenik pada tubuh manusia.
4.Penelitian menunjukkan bahwa radiasi sinar X dapat memiliki efek karsinogenik pada sel-sel kanker.
5.Pemerintah harus meningkatkan perhatian terhadap bahan-bahan karsinogenik yang digunakan dalam industri.

📚 Artikel terkait kata "karsinogenik"

Mengenal Kata 'karsinogenik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Karsinogenik" - Bahaya yang Membuat Penyakit Kanker

Kata "karsinogenik" pertama kali digunakan pada awal abad ke-20 untuk menggambarkan zat-zat yang dapat menyebabkan penyakit kanker. Dalam konteks ini, kata karsinogenik memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu dok bersifat menyebabkan penyakit kanker. Dalam beberapa tahun terakhir, kata ini semakin populer di kalangan masyarakat luas, terutama setelah riset-riset ilmiah menemukan bahwa banyak zat-zat yang sehari-hari digunakan oleh manusia memiliki potensi karsinogenik.

Contoh Penggunaan Kata Karsinogenik dalam Kalimat yang Alami

Kata karsinogenik sering digunakan dalam konteks ilmiah dan medis. Misalnya, "Bakteri E. coli yang dapat menyebabkan kanker usus memiliki sifat karsinogenik yang sangat tinggi." Atau, "Penggunaan asbes yang berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru karena sifat karsinogeniknya." Contoh lainnya, "Beberapa zat kimia yang terkandung dalam produk pembersih dapat memiliki sifat karsinogenik yang berbahaya bagi kesehatan manusia."

Relevansi Kata Karsinogenik dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata karsinogenik memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan dan organisasi mulai mengungkapkan informasi tentang bahan-bahan yang digunakan dalam produk-produk mereka, termasuk bahan yang dapat memiliki potensi karsinogenik. Dengan demikian, masyarakat dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam memilih produk-produk yang aman dan sehat untuk digunakan. Dalam konteks ini, kata karsinogenik dapat menjadi sebuah peringatan yang penting bagi kita untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya yang dapat membahayakan kesehatan kita.