Arti Kata "katekismus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "katekismus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

katekismus

ka·te·kis·mus n kitab pelajaran agama Kristen (dl bentuk daftar tanya jawab)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "katekismus"

📝 Contoh Penggunaan kata "katekismus" dalam Kalimat

1.Buku katekismus tersebut menjadi rujukan utama untuk mempelajari ajaran Kristen.
2.Anak-anak diajarkan untuk membaca dan memahami isi katekismus di sekolah.
3.Pendeta setempat menggunakan katekismus sebagai referensi dalam menyampaikan ajaran agama.
4.Dalam percakapan sehari-hari, seseorang meminta saran dari temannya untuk membeli buku katekismus yang tepat.
5.Sekolah menetapkan katekismus sebagai salah satu bahan wajib yang harus dibaca oleh siswa.

📚 Artikel terkait kata "katekismus"

Mengenal Kata 'katekismus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Katekismus" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Katekismus merupakan sebuah kitab pelajaran agama Kristen yang berisi daftar tanya jawab yang menjelaskan ajaran-ajaran dasar agama tersebut. Kata katekismus berasal dari bahasa Yunani "katekhein", yang berarti "mengajar atau mengajarkan secara rinci". Sejarahnya, katekismus pertama kali digunakan pada abad ke-2 Masehi untuk mengajarkan ajaran Kristen kepada orang-orang baru yang masuk agama tersebut. Sampai saat ini, katekismus masih digunakan sebagai sumber pelajaran agama Kristen di banyak gereja dan sekolah.

Contoh Penggunaan Kata "Katekismus" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata katekismus dalam konteks agama Kristen. Misalnya, seorang imam mengajarkan katekismus kepada anak-anak di gereja, sehingga mereka dapat memahami ajaran-ajaran dasar agama tersebut. Atau, seorang pendeta menggunakan katekismus sebagai sumber pelajaran untuk mengajar jemaat tentang ajaran Kristen. Selain itu, katekismus juga dapat digunakan sebagai acuan untuk membahas topik-topik agama dalam debat atau diskusi.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam budaya Indonesia modern, katekismus masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Banyak sekolah dan gereja yang menggunakan katekismus sebagai sumber pelajaran agama Kristen. Selain itu, katekismus juga dapat digunakan sebagai acuan untuk membahas topik-topik agama dalam konteks sosial dan budaya. Dengan demikian, katekismus masih merupakan sumber inspirasi dan motivasi bagi banyak orang yang ingin memahami ajaran-ajaran Kristen.