Arti Kata "kawin" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kawin" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kawin

1ka·win 1 v membentuk keluarga dng lawan jenis; bersuami atau beristri; menikah: ia -- dng anak kepala kampung; 2 v melakukan hubungan kelamin; berkelamin (untuk hewan); 3 v cak bersetubuh: -- sudah, menikah belum; 4 n perkawinan;
-- acak Tern keadaan yg memungkinkan terjadinya perkawinan antara jantan dan betina dewasa secara acak; -- amanua kawin masuk; -- angkat bapak perkawinan antara seorang wanita yg sedang hamil di luar perkawinan yg sah dan seorang pemuda yg bersedia mengawini wanita itu, kadang-kadang dng bayaran atau upah; -- bantu perkawinan antarhewan jantan; -- batin perkawinan yg tidak disahkan oleh penghulu; -- belis perkawinan dng istri pindah ke rumah suami dan menjadi anggota kerabat suaminya; -- campur Sos perkawinan di antara dua pihak yg berbeda agama, kebudayaan, golongan, atau suku bangsa; -- gantung 1 perkawinan yg sudah sah, tetapi suami dan istri belum boleh serumah (masih tinggal di rumah masing-masing); 2 perkawinan yg belum diresmikan penuh (pengesahannya ditunda setelah dewasa); -- kantor perkawinan yg dilaksanakan di kantor catatan sipil; -- kontrak kawin berjangka; -- lari perkawinan dng cara melarikan gadis yg akan dikawininya dng persetujuan gadis itu untuk menghindarkan diri dr tata cara adat yg dianggap berlarut-larut dan memakan biaya yg terlalu mahal; -- liwat kawin angkat bapak; -- masuk perkawinan dng suami memasuki rumah tangga keluarga istri; -- mutah Isl perkawinan yg berdasarkan perjanjian dl jangka waktu tertentu (yg dilarang dl agama); -- roko 1 kawin lari yg dilakukan atas dasar kemauan bersama untuk menutup rasa malu krn calon pengantin laki-laki tidak mampu memberikan maskawin; 2 kawin lari yg dilakukan atas dasar kemauan calon suami dan calon istri krn orang tua si gadis tidak menyetujuinya; -- sirih pinang bentuk perkawinan dng cara suami tinggal di tempat orang tua istri dan membantu pekerjaan orang tua itu sampai mahar yg harus dibayarnya dapat dilunasi (di Timor); -- sumbang perkawinan antara kerabat terdekat yg tidak diizinkan oleh hukum, adat, atau agama; -- suntik Tern pembenihan dng jalan memasukkan benih jantan (sperma) ke dl vagina dng menggunakan (dng bantuan) alat suntik (tidak melalui hubungan seksual); inseminasi; -- tambahan kawin angkat bapak (di Jawa Barat); -- tukar gadis Antr adat perkawinan yg menuntut seorang pria yg melamar seorang wanita menyediakan seorang saudara wanita dr kerabatnya sendiri untuk dikawinkan dng seorang pria dr kerabat calon istrinya;
ka·win-ma·win n 1 berbagai-bagai urusan perjodohan (pernikahan); 2 pertalian (sanak) krn perjodohan (perkawinan dsb);
ber·ka·win v menikah: sukakah Tuan Putri ~ dng hamba;
me·nga·win v kawin; mengawinkan;
me·nga·wini v mengambil sbg istri; memperistri: perkawinan ganda telah membuat ruwetnya hubungan dua keluarga krn dua orang bersaudara telah ~ seorang ibu dan anaknya secara serentak;
me·nga·win·kan v 1 menyatukan dua orang lain jenis menjadi suami istri; menikahkan; 2 mempertemukan binatang (tumbuhan) yg berlainan jenis untuk mengembangbiakkannya; 3 ki memadukan (mengombinasikan) dua hal untuk mencapai sesuatu yg baik: rapat bersetuju ~ kedua pendapat itu sehingga tercapai kesimpulan yg baik;
per·ka·win·an n 1 perihal (urusan dsb) kawin; pernikahan; 2 pertemuan hewan jantan dan betina secara seksual;
~ tempat mati, pb perkawinan yg sungguh-sungguh dilakukan sesuai dng cita-cita hidup berumah tangga yg bahagia;
~ campuran kawin campur; ~ levirat perkawinan antara seorang janda dng saudara kandung bekas suaminya yg telah meninggal dunia berdasarkan adat-istiadat yg berlaku dl masyarakat yg bersangkutan; ~ sekerabat perkawinan yg dilakukan di antara individu yg masih ada pertalian darah; ~ tungku perkawinan antara pemuda dan anak gadis dr saudara laki-laki ibunya (di Flores);
pe·nga·win·an n proses, cara, perbuatan mempertemukan (binatang, tumbuh-tumbuhan, dsb) yg berlainan jenis untuk mengembangbiakkannya

2ka·win kl v, me·nga·win v memegang ayam pd kedua kaki dan kedua sayapnya dsb untuk disembelih;
pe·nga·win n orang yg mengawin ayam dsb untuk disembelih

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kawin"

📝 Contoh Penggunaan kata "kawin" dalam Kalimat

1.Pengantin baru menikmati kebahagiaan hidup bersama setelah melakukan prosesi perkawinan yang sangat indah.
2.Pengadilan memutuskan bahwa perkawinan antara dua orang yang memiliki hubungan darah di bawah hukum yang berlaku.
3.Ayah mewarisi harta dari anaknya setelah menikah dengan perempuan lain dan dinyatakan sebagai suami istri sah oleh penghulu.
4.Dalam budaya adat istiadat suku Timor, perkawinan antara seorang pria dan seorang wanita biasanya dilakukan setelah bayaran mahar yang cukup besar telah dilunasi.
5.Penghulu mengadakan acara perkawinan di gereja dengan penuh kegembiraan dan kebahagiaan bersama teman-teman dan keluarga.

📚 Artikel terkait kata "kawin"

Mengenal Kata 'kawin' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kawin" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kawin" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara etimologi, kata ini berasal dari kata "kawin" dalam bahasa Sunda, yang berarti "membentuk keluarga" atau "bersuami/beristri". Dalam konteks historis, kata "kawin" terkait dengan tradisi perkawinan yang ada di masyarakat Indonesia, seperti perkawinan adat, perkawinan Islam, dan perkawinan Katolik. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kawin" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Suami dan istri telah **kawin** selama 10 tahun dan memiliki dua anak." Atau, "Ia telah **kawin** dengan wanita yang lebih muda darinya dan memiliki perbedaan umur yang signifikan." Kata "kawin" juga memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa tahun terakhir, perkawinan **kawin** menjadi topik yang sangat hangat dalam masyarakat, terutama dengan adanya peraturan yang membatasi jumlah anak yang bisa dikawinkan. Selain itu, perkawinan **kawin** juga menjadi salah satu sumber konflik dalam masyarakat, terutama dalam kasus perkawinan yang tidak disetujui oleh keluarga atau masyarakat. Namun, perkawinan **kawin** juga memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan kualitas hidup seseorang. Dalam beberapa studi, diketahui bahwa pasangan yang **kawin** memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk mencapai kesuksesan dalam karir dan kehidupan pribadi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks **kawin** dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dengan demikian, kita dapat **kawin** dengan lebih bijak dan memahami potensi yang ada dalam **kawin**. Selain itu, kita juga dapat menghargai dan menghormati keputusan **kawin** yang diambil oleh orang lain, terutama dalam kasus perkawinan yang tidak disetujui oleh keluarga atau masyarakat.