Arti Kata "keceng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "keceng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

keceng

ke·ceng /kécéng/ a dl keadaan tertutup sebelah (tt mata);
me·nge·ceng v memejamkan;
~ mata memejamkan mata sebelah (spt ketika membidik);
me·nge·ceng·kan v mengeceng;
~ mata mengeceng mata;
se·ke·ceng n sekejap: ~ mata pun, ia tidak tidur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "keceng"

📝 Contoh Penggunaan kata "keceng" dalam Kalimat

1.Ia memejamkan mata sebelah dengan hati yang penuh harapan.
2.Saat membidik sasaran, atlet harus mengeceng mata sebelahnya agar fokus.
3.Dalam kehidupan sehari-hari, istilah mengeceng sering digunakan untuk menghina orang yang bodoh.
4.Guru mengajarkan cara mengeceng mata sebelah pada murid agar bisa fokus.
5.Dalam sekejap mata, dia meceng dan melihat ke arah seberang jalan.

📚 Artikel terkait kata "keceng"

Mengenal Kata 'keceng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "keceng" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "keceng" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini mengacu pada keadaan mata tertutup sebelah, seperti ketika seseorang memejamkan mata untuk membidik atau mengeceng mata lawan. Namun, kata ini juga memiliki konotasi lain yang lebih luas dalam konteks sosial dan budaya.

Sejarah dan Konteks Sosial Kata "keceng"

Kata "keceng" telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia sejak lama. Dalam konteks sejarah, kata ini digunakan dalam konteks perburuan dan pertempuran, di mana seseorang perlu membidik dengan hati-hati. Namun, dalam konteks sosial, kata ini juga digunakan dalam konteks humor dan lelucon, di mana seseorang mengeceng lawan sebagai bentuk kebohong atau lelucon.

Contoh Penggunaan Kata "keceng" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "keceng" dalam kalimat yang alami: * Saya perlu mengeceng mata saya sebelum membidik burung. * Ia mengeceng saya dengan leluconnya yang lucu. * Saya tidak bisa tidur karena mata saya masih terbuka, seperti sedang dalam keadaan keceng.

Relevansi Kata "keceng" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "keceng" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks humor dan lelucon. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan dalam konteks komedi dan parodi, di mana seseorang mengeceng lawan sebagai bentuk kebohong atau lelucon. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks perburuan dan pertempuran, di mana seseorang perlu membidik dengan hati-hati. Dalam keseluruhan, kata "keceng" memiliki makna yang unik dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna dan konteks kata ini, kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih efektif dan tepat dalam berbagai konteks.