Arti Kata "kecumik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kecumik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kecumik

ke·cu·mik n mulut yg bergerak-gerak tanpa mengeluarkan suara;
ber·ke·cu·mik v berkomat-kamit; dng tidak disadarinya ia tersenyum seorang diri, mulutnya ~ seakan sedang berdoa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kecumik"

📝 Contoh Penggunaan kata "kecumik" dalam Kalimat

1.Ibunda tidak menyadari dirinya kecumik saat melihat foto anaknya yang telah berangkat ke universitas.
2.Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat orang kecumik sambil membaca buku atau mendengarkan musik.
3.Pemuda itu kecumik saat mendengar kabar bahwa dirinya diterima di universitas impian.
4.Ibu memeluk anaknya dan kecumik sendiri saat melihat anaknya berhasil menyelesaikan sekolah dengan nilai yang memuaskan.
5.Seniman itu kecumik sebelum pertunjukan, sementara penontonnya tidak menyadari apa yang sedang terjadi.

📚 Artikel terkait kata "kecumik"

Mengenal Kata 'kecumik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kecumik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kecumik" seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak sadar, seperti tersenyum sendirian atau berbicara sendiri tanpa mengeluarkan suara. Dalam arti resmi, kecumik merujuk pada mulut yang bergerak-gerak tanpa mengeluarkan suara, seperti seseorang yang sedang berdoa atau bermeditasi. Konsep ini telah ada sejak zaman dahulu, ketika orang-orang percaya bahwa ada kekuatan spiritual yang dapat diakses melalui gerakan-gerakan tubuh yang tidak sadar. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat orang-orang yang sedang kecumik, seperti seseorang yang sedang terganggu oleh pikiran atau perasaan. Mereka mungkin tidak menyadari bahwa mereka sedang kecumik, tetapi gerakan-gerakan mulut dan tubuh mereka dapat memberikan tanda bahwa mereka sedang berusaha untuk menemukan keseimbangan spiritual. Contoh penggunaan kata kecumik dalam kalimat yang alami adalah: "Dia terlihat sedang kecumik saat berjalan-jalan sendirian di taman." Kata kecumik juga dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku yang tidak sadar lainnya, seperti berbicara sendiri atau tersenyum sendirian. Dalam budaya Indonesia modern, kecumik seringkali dianggap sebagai tanda bahwa seseorang sedang berusaha untuk menemukan kebahagiaan dan kekuatan dalam diri mereka sendiri. Oleh karena itu, kecumik dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk mencari kebahagiaan dan kekuatan dalam diri sendiri.