Arti Kata "kehumasan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kehumasan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kehumasan

ke.hu.mas.an Nomina (kata benda) perihal hubungan masyarakat: penjualan jasa kehumasan ini sesungguhnya sudah dirintisnya sejak dia bekerja di sebuah biro iklan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kehumasan"

📝 Contoh Penggunaan kata "kehumasan" dalam Kalimat

1.Perusahaan tersebut menawarkan layanan kehumasan yang lengkap untuk membangun citra positif perusahaan di mata masyarakat.
2.Dalam mencari tenaga kerja, perusahaan mencari kandidat yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan kehumasan yang efektif.
3.Sebagai seorang public relations, Anda harus memiliki kemampuan kehumasan yang tinggi untuk membangun hubungan baik dengan media massa.
4.Dalam mempromosikan produk baru, perusahaan membutuhkan kehumasan yang kuat untuk mencapai target pasar.
5.Dalam menciptakan citra positif perusahaan, kehumasan adalah salah satu aspek yang sangat penting untuk diperhatikan.

📚 Artikel terkait kata "kehumasan"

Mengenal Kata 'kehumasan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kehumasan" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam konteks modern, **kehumasan** telah menjadi istilah yang umum digunakan dalam industri komunikasi. Namun, apakah kamu tahu apa itu **kehumasan**? Dalam arti resmi, **kehumasan** adalah hubungan masyarakat yang bertujuan untuk membangun citra baik dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap suatu produk, layanan, atau organisasi. Dalam konteks ini, **kehumasan** lebih dari sekadar promosi, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan kesetiaan masyarakat. Pada era digital, **kehumasan** menjadi lebih penting daripada sebelumnya. Dengan kemajuan teknologi, orang dapat dengan mudah menemukan informasi dan membuat keputusan. Oleh karena itu, organisasi harus memiliki strategi **kehumasan** yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan kepercayaan masyarakat. Sebagai contoh, sebuah perusahaan dapat menggunakan media sosial untuk membagikan informasi tentang produk atau layanan mereka, atau mengadakan acara untuk membangun hubungan dengan masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, **kehumasan** dapat diterapkan dalam berbagai konteks. Misalnya, seorang politisi dapat menggunakan **kehumasan** untuk membangun citra baik dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap program-program mereka. Atau, sebuah organisasi non-profit dapat menggunakan **kehumasan** untuk membangun kepercayaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu sosial. Dengan demikian, **kehumasan** menjadi salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan kepercayaan masyarakat.