Arti Kata "kelambit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kelambit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kelambit

ke·lam·bit n kelelawar besar, Pterocarpus edulis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kelambit"

📝 Contoh Penggunaan kata "kelambit" dalam Kalimat

1.Pohon kelambit ditemukan di hutan hujan tropis dan memiliki kayu yang sangat keras.
2.kelambit adalah salah satu tumbuhan yang sering digunakan sebagai bahan bangunan di daerah pedesaan.
3.Dalam tradisi lisan masyarakat pedalaman, kelambit digunakan sebagai bahan baku pembuatan instrumen musik tradisional.
4.Penggunaan kayu kelambit dalam arsitektur rumah adat di daerah tertentu telah menjadi ciri khas dan warisan budaya.
5.Pengenalan jenis kelambit sebagai tumbuhan langka dan dilindungi oleh pemerintah telah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian alam.

📚 Artikel terkait kata "kelambit"

Mengenal Kata 'kelambit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kelambit" - Inspirasi dari Alam Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, kata "kelambit" memiliki makna yang unik. Secara resmi, kata ini digunakan untuk menyebutkan kelelawar besar, Pterocarpus edulis. Namun, kata ini juga memiliki makna yang lebih luas dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia. Dalam sejarah, kelambit telah digunakan sebagai bahan bangunan dan peralatan sehari-hari. Kayu kelambit sangat kuat dan tahan lama, sehingga banyak digunakan dalam pembuatan rumah, kapal, dan peralatan lainnya. Selain itu, kelambit juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga banyak pedagang yang menggunakannya sebagai barang dagangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kelambit masih digunakan sebagai bahan bangunan dan peralatan. Namun, penggunaan kelambit juga telah berkembang ke bidang lain, seperti pariwisata. Banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi hutan kelambit untuk melihat kelelawar besar yang hidup di sana. Berikut beberapa contoh penggunaan kata kelambit dalam kalimat yang alami: - "Pohon kelambit yang berusia ratusan tahun ini masih dapat digunakan sebagai bahan bangunan." - "Kapal yang terbuat dari kayu kelambit masih dapat digunakan untuk berlayar di laut." - "Pedagang yang menjual kelambit sebagai barang dagangan telah menjadi salah satu pengusaha sukses di daerah tersebut." Dalam budaya Indonesia modern, kelambit masih memiliki makna yang luas. Banyak kalangan yang menganggap kelambit sebagai simbol kekuatan dan kekuasaan. Oleh karena itu, penggunaan kelambit dalam kehidupan sehari-hari harus dilakukan dengan hati-hati dan bijak.