Arti Kata "kelik-kelik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kelik-kelik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kelik-kelik

ke·lik-ke·lik Mk n semut yg berbisa;
-- dl baju, pb musuh dl selimut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kelik-kelik"

📝 Contoh Penggunaan kata "kelik-kelik" dalam Kalimat

1.Pada malam hari, semut-semut kecil kelik-kelik berdatangan di dapur rumahku.
2.Dalam budaya Jawa, semut kelik-kelik dianggap sebagai hewan yang berdosa.
3.Pada zaman dahulu, orang menggunakan semut kelik-kelik sebagai bahan obat-obatan tradisional.
4.Di tengah hutan, seekor semut kelik-kelik berusaha mencari makanan dengan gigi yang tajam.
5.Pada saat perang, musuh kita menggunakan semut kelik-kelik sebagai senjata biologis untuk menghancurkan pasukan kita.

📚 Artikel terkait kata "kelik-kelik"

Mengenal Kata 'kelik-kelik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kelik-kelik": Makna dan Konteksnya dalam Budaya Indonesia

Kata "kelik-kelik" mungkin tidak asing di telinga banyak orang di Indonesia. Namun, bagaimana kita mengerti dan menggunakan kata ini? Kata "kelik-kelik" secara resmi berarti semut yang berbisa dan sering digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari, terutama dalam bahasa sehari-hari. Dalam konteks budaya Indonesia, kata "kelik-kelik" memiliki makna yang lebih luas. Biasanya, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang kecil dan berbahaya. Misalnya, ketika kita menemukan semut berbisa di dalam baju atau musuh yang tersembunyi di selimut. Kata ini juga sering digunakan dalam kalimat seperti "terdapat kelik-kelik di dalam makanan" atau "di rumah ada kelik-kelik yang berbahaya". Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kelik-kelik" sangat relevan. Misalnya, ketika kita melihat semut berbisa di dapur, kita akan segera membersihkannya untuk menghindari kelik-kelik tersebut. Demikian juga, ketika kita menemukan musuh yang tersembunyi di selimut, kita akan segera menghilangkannya agar tidak terluka oleh kelik-kelik tersebut. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kelik-kelik" masih digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam bahasa sehari-hari maupun dalam sastra. Dalam kesimpulan, kata "kelik-kelik" memiliki makna yang luas dan relevan dalam budaya Indonesia. Dengan memahami makna dan konteks kata ini, kita dapat menggunakan kata "kelik-kelik" dengan tepat dan efektif dalam kehidupan sehari-hari.