Arti Kata "keluruk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "keluruk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

keluruk

ke·lu·ruk ? keruyuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "keluruk"

📝 Contoh Penggunaan kata "keluruk" dalam Kalimat

1.Mahasiswa harus selalu mengikuti instruksi guru dengan hati-hati dan tidak keluruk di dalam kelas.
2.Pembangunan jalan baru di pedesaan harus melibatkan masyarakat secara aktif dan tidak keluruk dalam prosesnya.
3.Pengelolaan sampah di kota besar harus dilakukan dengan efektif dan tidak keluruk sehingga tidak mencemari lingkungan.
4.Pemimpin harus memiliki kepribadian yang baik dan tidak keluruk dalam mengambil keputusan penting.
5.Dalam melakukan proyek, tim harus koordinasi dengan baik dan tidak keluruk sehingga proyek dapat selesai tepat waktu.

📚 Artikel terkait kata "keluruk"

Mengenal Kata 'keluruk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Keluruk" dalam Bahasa Indonesia

Kata "keluruk" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini didefinisikan sebagai "ke-lu-ruk" atau "keruyuk". Makna umum dari kata ini adalah merujuk pada suara atau bunyi yang keras dan berulang-ulang, sering kali digunakan untuk menggambarkan suara yang tidak enak didengar. Kata "keluruk" juga memiliki konteks historis dan sosial yang menarik. Dalam masa lalu, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan suara-suara yang tidak enak didengar, seperti suara kicauan burung atau suara mesin yang berat. Dalam konteks sosial, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan perilaku atau suara yang tidak sopan atau tidak enak didengar.

Contoh Penggunaan Kata "Keluruk"

Kata "keluruk" dapat digunakan dalam berbagai kalimat alami. Contoh-contoh berikut menunjukkan cara menggunakan kata ini dalam kalimat: * "Suara mesin mobilnya sangat keluruk dan mengganggu keamanan jalan." * "Dia tidak suka mendengar suara kicauan burung yang keruyuk di pagi hari." * "Suara musiknya terlalu keluruk dan membuat saya sakit telinga."

Relevansi Kata "Keluruk" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "keluruk" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks lingkungan dan perilaku manusia. Dalam lingkungan, suara-suara yang keras dan berulang-ulang dapat menjadi masalah yang signifikan, seperti suara mesin industri atau suara kicauan burung yang tidak enak didengar. Dalam konteks perilaku manusia, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan perilaku atau suara yang tidak sopan atau tidak enak didengar, seperti suara yang terlalu keras atau suara yang tidak enak didengar. Dalam budaya Indonesia modern, kata "keluruk" masih digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam bahasa sehari-hari dan dalam budaya populer. Dengan memahami makna dan konteks kata "keluruk", kita dapat lebih memahami suara-suara yang tidak enak didengar dan perilaku-perilaku yang tidak sopan.