Arti Kata "kerosok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kerosok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kerosok

1ke·ro·sok n bunyi spt bunyi daun kering terinjak;
-- ular di rumpun bambu, pb tidak perlu takut akan gertakan atau ancaman orang

2ke·ro·sok n daun tembakau kering yg mutunya kurang baik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kerosok"

📝 Contoh Penggunaan kata "kerosok" dalam Kalimat

1.Ketika saya berjalan di hutan, saya mendengar suara kerosok dari ular di rumpun bambu.
2.Di sekolah, guru menjelaskan bahwa bunyi kerosok sering terjadi ketika ular berada di lingkungan sekitar.
3.Kami tidak perlu takut akan ancaman sang hewan karena suara kerosok biasanya menandakan bahwa hewan tersebut tidak berbahaya.
4.Saat berada di hutan, saya mencoba untuk mendengarkan suara alam yang lebih halus agar tidak mengganggu kerosok ular di dekatnya.
5.Pada malam hari, ketika cuaca sedang dingin, bunyi kerosok dari ular di rumpun bambu menjadi suara yang menenangkan.

📚 Artikel terkait kata "kerosok"

Mengenal Kata 'kerosok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kerosok" - Inspirasi dari Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kerosok" seringkali terdengar dalam percakapan sehari-hari, tetapi apa sebenarnya maknanya? Dalam bahasa Indonesia, kata "kerosok" memiliki arti sebagai bunyi spt bunyi daun kering terinjak atau ular di rumpun bambu. Makna ini menunjukkan betapa halus dan lembutnya bunyi tersebut, sehingga tidak perlu takut akan gertakan atau ancaman orang. Kata "kerosok" memiliki konteks historis yang menarik. Dahulu, kata ini digunakan untuk menggambarkan suara yang halus dan tidak berbahaya, seperti suara daun kering yang terinjak atau suara ular yang bergerak di rumpun bambu. Dalam konteks ini, kata "kerosok" menggambarkan suara yang lembut dan tidak menimbulkan ketakutan. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "kerosok" dalam kalimat yang alami: - "Suara kerosok yang datang dari rumpun bambu membuatku merasa tenang." - "Dia mendengarkan dengan teliti, mencari bunyi kerosok yang tidak biasa." - "Cuaca hari ini sangat indah, suara kerosok daun kering di taman membuatku merasa bahagia." Kata "kerosok" memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan suara yang halus dan tidak berbahaya, seperti suara daun kering yang terinjak atau suara ular yang bergerak di rumpun bambu. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kerosok" juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam sastra dan musik. Dalam sastra, kata "kerosok" digunakan untuk menggambarkan suara yang halus dan lembut, seperti dalam puisi atau cerita pendek. Dalam musik, kata "kerosok" digunakan untuk menggambarkan suara yang lembut dan tidak berbahaya, seperti dalam lagu-lagu yang menggunakan instrumen tradisional Indonesia. Dalam kesimpulan, kata "kerosok" memiliki makna yang unik dan relevan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dengan memahami makna dan konteks kata "kerosok", kita dapat lebih memahami kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia dengan lebih mendalam.