Arti Kata "kerotot" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kerotot" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kerotot

ke·ro·tot a berkerut-kerut, berlubang-lubang, atau beringgit-ringgit (spt kikir, limau purut)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kerotot"

📝 Contoh Penggunaan kata "kerotot" dalam Kalimat

1.Tanaman kikir memiliki daun yang berkerotot dan berwarna hijau muda.
2.Pada masa lalu, kebiasaan berkerut-kerut di wajah sering dianggap sebagai tanda ketakutan atau kekhawatiran.
3.Di pedesaan, tanaman yang berkerotot digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati penyakit kulit.
4.Pada saat itu, kehadiran mahluk asing yang berkerut-kerut di permukaan laut membuat para nelayan terkejut.
5.Karena berkerut-kerut, kulit gajah menjadi lebih kuat dan tahan terhadap cuaca ekstrem.

📚 Artikel terkait kata "kerotot"

Mengenal Kata 'kerotot' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kerotot" - Makna dan Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kerotot" seringkali digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan objek yang berkerut-kerut, berlubang-lubang, atau beringgit-ringgit. Dalam konteks historis, kata ini dipengaruhi oleh bahasa Belanda "kroodt", yang berarti "berkerut-kerut" atau "berlubang-lubang". Dalam budaya Indonesia, kata "kerotot" sering digunakan untuk menggambarkan sifat-sifat tertentu pada benda atau seseorang.

Kata "kerotot" dalam Kalimat Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kerotot" sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Buah ini memiliki kulit yang kerotot", yang berarti kulit buah tersebut berlubang-lubang atau beringgit-ringgit. Atau, "Dia membeli kerotot kikir untuk dijadikan hiasan", yang berarti dia membeli kikir yang berkerut-kerut untuk dijadikan hiasan. Contoh lainnya, "Pada hari tertentu, laut menjadi kerotot akibat badai", yang berarti laut menjadi berlubang-lubang atau beringgit-ringgit akibat badai.

Relevansi Kata "kerotot" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kerotot" memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal deskripsi objek atau sifat tertentu. Dalam budaya Indonesia, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keunikan atau kejadian-kejadian tertentu. Selain itu, kata "kerotot" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam deskripsi geografis atau alam. Dalam kehidupan modern, kata "kerotot" masih digunakan dalam bahasa sehari-hari, terutama dalam kalimat yang alami dan sederhana.