Arti Kata "kesuh-kesih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kesuh-kesih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kesuh-kesih

ke·suh-ke·sih n bunyi "ngih, ngih" (spt orang sakit bengek) (tt bernapas)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kesuh-kesih"

📝 Contoh Penggunaan kata "kesuh-kesih" dalam Kalimat

1.Ketika melihatnya, dia langsung menutup mulutnya dan mengeluarkan suara ke-suh-ke-sih.
2.Saya mendengar suara ke-suh-ke-sih dari kamar tidurnya dan tahu bahwa ia sedang sakit.
3.Pada suatu malam, seorang perempuan muda mengeluarkan suara ke-suh-ke-sih saat melihat hantu di hutan.
4.Dalam pelajaran biologi, guru menjelaskan bahwa suara ke-suh-ke-sih merupakan salah satu tanda pernapasan yang tidak normal.
5.Karena terlalu lelah, dia mulai mengeluarkan suara ke-suh-ke-sih dan akhirnya tertidur.

📚 Artikel terkait kata "kesuh-kesih"

Mengenal Kata 'kesuh-kesih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kesuh-kesih" - Inspirasi dari Suara Alam

Kata "kesuh-kesih" memiliki makna umum sebagai bunyi "ngih, ngih" yang sering dihubungkan dengan keadaan seseorang yang sakit bengek. Kata ini memiliki konteks historis yang menarik, karena di masa lalu, suara "ngih, ngih" sering digunakan sebagai tanda bahwa seseorang sedang dalam keadaan sakit atau tidak enak badan. Dalam masyarakat tradisional, suara ini juga digunakan sebagai cara untuk memberikan simpati dan perhatian kepada orang lain yang sedang dalam keadaan tidak enak. Suara "kesuh-kesih" juga sering digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Contohnya, "Dia sedang sakit, terdengar kesuh-kesih dari kamarnya" atau "Suara kesuh-kesihnya menunjukkan bahwa dia tidak enak badan". Kata ini juga dapat digunakan dalam kalimat yang lebih santai, seperti "Saya sedang capek, terdengar kesuh-kesih dari dalam hati saya". Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kesuh-kesih" memiliki relevansi yang signifikan. Dalam budaya Indonesia, suara "ngih, ngih" sering digunakan sebagai simbol kepedulian dan empati. Dengan menggunakan kata ini, kita dapat menunjukkan bahwa kita peduli dan mengerti ketika seseorang sedang dalam keadaan tidak enak. Selain itu, kata "kesuh-kesih" juga dapat digunakan sebagai inspirasi untuk lebih memahami alam dan kehidupan sekitar. Dengan mengetahui makna kata ini, kita dapat lebih sensitif dan peka terhadap kebutuhan dan perasaan orang lain.