Arti Kata "ketonemia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ketonemia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ketonemia

ke·to·ne·mia /kétonémia/ n Dok hal terdapatnya zat keton dl jumlah berlebihan dl darah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ketonemia"

📝 Contoh Penggunaan kata "ketonemia" dalam Kalimat

1.Ketika mengalami diabet, pasien harus memantau kadar ketonemia untuk mencegah komplikasi.
2.Pada kasusnya, dokter menemukan kadar ketonemia yang tinggi di dalam darahnya.
3.Seorang ahli gizi menyarankan konsumsi makanan yang seimbang untuk menghindari keadaan ketonemia.
4.Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar ketonemia yang meningkat setelah masa puasa.
5.Dokter meminta pasien untuk melakukan tes untuk mengetahui kadar ketonemia sebelum melakukan operasi.

📚 Artikel terkait kata "ketonemia"

Mengenal Kata 'ketonemia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ketonemia" - Faktor Kunci dalam Penyakit Metabolik

Ketonemia adalah kondisi medis yang terjadi ketika kadar keton dalam darah meningkat secara berlebihan. Doktor seringkali menggunakan istilah ini untuk menggambarkan kondisi ini, terutama pada pasien yang menderita penyakit metabolik. Sejarahnya, ketonemia telah menjadi topik penelitian yang menarik bagi para dokter dan peneliti, terutama dalam konteks penyakit diabetes dan penyakit lainnya yang terkait dengan metabolisme. Ketonemia bukan saja terjadi pada penyakit metabolik, tetapi juga dapat terjadi pada kondisi lain seperti kekurangan asam lemak, gangguan pencernaan, dan kondisi lain yang terkait dengan metabolisme. Dalam beberapa kasus, ketonemia dapat menjadi gejala awal dari penyakit yang lebih serius, sehingga penting untuk mengenali gejala dan tanda-tanda ini. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar keton dalam darah pasien. Dalam beberapa kasus, ketonemia dapat menjadi gejala awal dari penyakit diabetes. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar keton dalam darah pasien. Selain itu, ketonemia juga dapat terjadi pada kondisi lain seperti kekurangan asam lemak, gangguan pencernaan, dan kondisi lain yang terkait dengan metabolisme. Dalam kehidupan sehari-hari, ketonemia dapat dihindari dengan memilih pola makan yang seimbang dan melakukan aktivitas fisik secara teratur. Dalam budaya Indonesia modern, ketonemia menjadi topik diskusi yang menarik bagi para dokter dan peneliti. Mereka seringkali membahas tentang cara mencegah dan mengobati kondisi ini. Dalam beberapa kasus, ketonemia dapat menjadi gejala awal dari penyakit yang lebih serius, sehingga penting untuk mengenali gejala dan tanda-tanda ini. Dengan demikian, kita dapat menghindari komplikasi yang lebih serius dan menjaga kesehatan yang lebih baik.