Arti Kata "kloridimeter" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kloridimeter" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kloridimeter

klo·ri·di·me·ter /kloridiméter/ n alat untuk mengukur kandungan klorida dl suatu cairan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kloridimeter"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "kloridimeter" dalam Kalimat

1.Laboratorium kimia menggunakan kloridimeter untuk mengukur kandungan klorida dalam air minum.
2.Ibu membawa anak-anaknya ke laboratorium untuk memahami cara menggunakan kloridimeter dengan benar.
3.Saya perlu mengetahui kandungan klorida dalam air minum supaya bisa memperbaiki instalasi air di rumah saya.
4.Pengawasan lingkungan menggunakan kloridimeter untuk mengukur kadar klorida dalam air sungai setiap bulan.
5.Dosen membawa mahasiswanya ke laboratorium untuk menggunakan kloridimeter dan memahami teori mengenai klorida dalam air.

πŸ“š Artikel terkait kata "kloridimeter"

Mengenal Kata 'kloridimeter' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kloridimeter" - Alat Pengukur Kandungan Klorida

Sejarah dan Makna Umum Kloridimeter

Kloridimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kandungan klorida dalam suatu cairan. Istilah ini telah ada sejak lama dan digunakan dalam berbagai industri, seperti pertanian, kimia, dan sanitasi. Kloridimeter biasanya digunakan untuk mengukur kandungan klorida dalam air, limbah, atau produk kimia lainnya. Dengan menggunakan kloridimeter, kita dapat mengetahui kualitas cairan tersebut dan mengidentifikasi potensi bahaya yang terkait dengan kandungan klorida yang tinggi.

Contoh Penggunaan Kloridimeter dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kloridimeter digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam industri pertanian, kloridimeter digunakan untuk mengukur kandungan klorida dalam air irigasi. Hasil pengukuran ini dapat membantu petani mengetahui apakah air irigasi yang digunakan cukup baik untuk tanaman atau tidak. Selain itu, kloridimeter juga digunakan dalam industri kimia untuk mengukur kandungan klorida dalam produk-produk kimia.

Relevansi Kloridimeter dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kloridimeter memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam industri sanitasi, kloridimeter digunakan untuk mengukur kandungan klorida dalam air minum. Hasil pengukuran ini dapat membantu pemerintah mengetahui apakah air minum yang digunakan oleh masyarakat cukup aman untuk diminum atau tidak. Selain itu, kloridimeter juga digunakan dalam industri kimia untuk mengukur kandungan klorida dalam produk-produk kimia yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan kloridimeter, kita dapat mengetahui apakah produk-produk tersebut aman bagi kesehatan manusia atau tidak.

Peran Kloridimeter dalam Meningkatkan Kualitas Hidup

Kloridimeter berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan menggunakan kloridimeter, kita dapat mengetahui kualitas air, limbah, dan produk-produk kimia yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil pengukuran ini dapat membantu pemerintah dan industri meningkatkan kualitas produk-produk tersebut dan mengurangi potensi bahaya yang terkait dengan kandungan klorida yang tinggi. Dengan demikian, kloridimeter dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi risiko kesehatan yang terkait dengan kandungan klorida yang tinggi.