Arti Kata "klorosis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "klorosis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

klorosis

klo·ro·sis n 1 Bot keadaan tidak sehat yg ditandai oleh menguningnya bagian-bagian yg biasanya berwarna hijau sbg akibat tidak cukup terbentuknya klorofil; 2 Dok suatu bentuk anemia yg terlihat pd wanita muda yg disebabkan oleh terlampau sedikitnya hemoglobin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "klorosis"

📝 Contoh Penggunaan kata "klorosis" dalam Kalimat

1.Tanaman di kebun itu menderita klorosis karena kurangnya sinar matahari.
2.Sakit klorosis sering dialami oleh anak-anak karena kekurangan asupan makanan yang bergizi.
3.Dalam ilmu botani, klorosis adalah kondisi yang ditandai oleh warna daun yang menguning.
4.Pada musim hujan, banyak tanaman di taman kota yang menderita klorosis karena berkurangnya sinar matahari.
5.klorosis juga dapat disebabkan oleh adanya hama atau penyakit yang menyerang tanaman.

📚 Artikel terkait kata "klorosis"

Mengenal Kata 'klorosis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Klorosis" - Gejala Kehilangan Klorofil

Klorosis adalah istilah yang sering digunakan dalam bidang botani dan kedokteran untuk menggambarkan kondisi tertentu. Dalam konteks botani, klorosis merujuk pada keadaan tidak sehat pada tanaman yang ditandai oleh menguningnya bagian-bagian yang biasanya berwarna hijau, sehingga tanaman tersebut kehilangan kemampuan fotosintesis. Hal ini disebabkan oleh tidak cukup terbentuknya klorofil, yaitu pigmen yang berperan penting dalam proses fotosintesis. Dalam konteks medis, klorosis digunakan untuk menggambarkan suatu bentuk anemia yang terlihat pada wanita muda, disebabkan oleh terlampau sedikitnya hemoglobin dalam darah. Kondisi ini dapat menyebabkan kulit menjadi pucat dan lemah. Berikut beberapa contoh penggunaan kata klorosis dalam kalimat yang alami: * "Tanaman itu menderita klorosis karena kurangnya sinar matahari." * "Dia didiagnosis menderita klorosis karena kadar hemoglobinnya rendah." * "Kondisi klorosis pada tanaman dapat diatasi dengan memberikan nutrisi yang cukup." Dalam kehidupan sehari-hari, klorosis dapat memiliki implikasi yang signifikan. Misalnya, dalam pertanian, klorosis dapat menyebabkan penurunan produksi tanaman, sehingga berdampak pada keuangan petani. Dalam medis, klorosis dapat menyebabkan gejala yang lebih parah jika tidak diobati dengan tepat. Oleh karena itu, penting untuk memahami konsep klorosis dalam konteks yang berbeda-beda.