Arti Kata "kolektivisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kolektivisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kolektivisasi

ko·lek·ti·vi·sa·si /koléktivisasi/ n usaha untuk menjadikan kegiatan bersama (bertani, berdagang yg semula dilakukan sendiri-sendiri)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kolektivisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "kolektivisasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah melakukan kolektivisasi lahan pertanian untuk meningkatkan produktivitas.
2.kolektivisasi industri memungkinkan lebih banyak orang untuk memiliki akses ke sumber daya.
3.Pengalaman kolektivisasi dalam masa revolusi mempengaruhi peran sosial saya.
4.Dalam rangka kemandirian ekonomi, masyarakat melakukan kolektivisasi usaha kecil.
5.kolektivisasi dalam kegiatan olahraga dapat meningkatkan semangat tim dan kerja sama.

📚 Artikel terkait kata "kolektivisasi"

Mengenal Kata 'kolektivisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kolektivisasi" - Inspirasi dan Motivasi

Kolektivisasi adalah sebuah kata yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam konteks ekonomi dan sosial. Dalam bahasa Indonesia, kolektivisasi memiliki makna yang jelas, yaitu usaha untuk menjadikan kegiatan bersama (bertani, berdagang yang semula dilakukan sendiri-sendiri) menjadi lebih efektif dan efisien. Dalam sejarah, kolektivisasi telah menjadi topik hangat dalam gerakan sosialis dan komunis di berbagai negara, termasuk Uni Soviet dan Cina. Pada awalnya, kolektivisasi diprakarsai sebagai cara untuk meningkatkan produksi dan mengurangi kemiskinan di kalangan petani. Namun, dalam prakteknya, kolektivisasi seringkali digunakan sebagai alat untuk mengontrol kemakmuran dan kekuasaan. Dalam beberapa kasus, kolektivisasi bahkan digunakan sebagai alat untuk menghapus kebebasan individu dan mengembangkan sistem totaliter. Contoh penggunaan kata kolektivisasi dalam kalimat yang alami adalah: "Pemerintah melakukan kolektivisasi pertanian untuk meningkatkan produksi dan mengurangi kemiskinan petani." Atau, "Gerakan kolektivisasi telah menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan ekonomi sosialis di Uni Soviet." Dalam kedua contoh tersebut, kata kolektivisasi digunakan untuk menggambarkan proses pengumpulan dan pengorganisasian kegiatan bersama untuk mencapai tujuan yang lebih besar. Dalam kehidupan sehari-hari, kolektivisasi masih relevan dan dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, dalam konteks ekonomi, kolektivisasi dapat digunakan sebagai cara untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya. Dalam konteks sosial, kolektivisasi dapat digunakan sebagai cara untuk meningkatkan solidaritas dan kerja sama. Dalam konteks budaya, kolektivisasi dapat digunakan sebagai cara untuk mengembangkan kebudayaan dan menguatkan identitas komunitas.