Arti Kata "kolemia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kolemia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kolemia

ko·le·mia /kolémia/ n penyakit yg disebabkan oleh adanya empedu di dl darah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kolemia"

📝 Contoh Penggunaan kata "kolemia" dalam Kalimat

1.Ketika pasien itu datang ke dokter, dia menderita kolemia yang parah.
2.Ibu saya menderita kolemia dan harus menjalani operasi untuk menghilangkan batu empedu.
3.Dalam buku sains, pasien itu dinyatakan menderita kolemia karena adanya batu empedu di dalam hati.
4.kolemia dapat dihindari dengan mengkonsumsi air yang cukup dan menghindari makanan yang berminyak.
5.Guru biomedis menjelaskan kepada siswa tentang penyebab kolemia dan cara mencegahnya.

📚 Artikel terkait kata "kolemia"

Mengenal Kata 'kolemia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kolemia" dalam Kesehatan

Kata kolemia memiliki makna khusus dalam dunia kedokteran, terutama dalam hal penyakit yang disebabkan oleh adanya empedu di dalam darah. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu "chole" yang berarti empedu dan "haima" yang berarti darah. Dalam konteks ini, kolemia adalah suatu kondisi yang dapat menyebabkan gejala-gejala seperti sakit perut, mual, dan diare. Dalam prakteknya, kolemia dapat diatasi dengan cara menghilangkan empedu dari dalam darah. Namun, jika tidak diobati dengan tepat, kondisi ini dapat berkembang menjadi lebih parah dan menyebabkan komplikasi lainnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami definisi dan makna kolemia agar dapat mengenali gejala-gejalanya dan mengambil langkah-langkah preventif. Berikut beberapa contoh penggunaan kata kolemia dalam kalimat yang alami: * Dokter mengatakan bahwa pasien mengalami kolemia akibat mengonsumsi makanan yang tidak seimbang. * Kolestrol tinggi dapat menyebabkan kolemia dan meningkatkan risiko penyakit jantung. * Pasien harus menjalani tes darah untuk mengetahui apakah dia mengalami kolemia atau tidak. Dalam kehidupan sehari-hari, kolemia dapat dihindari dengan cara mengonsumsi makanan yang seimbang dan melakukan aktivitas fisik secara teratur. Selain itu, perlu diingat bahwa kolemia dapat menyebabkan dampak yang lebih luas pada kesehatan, seperti meningkatkan risiko penyakit liver dan ginjal. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dampak kolemia dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah penyakit ini.