Arti Kata "koleng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "koleng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

koleng

ko·leng /koléng/ a terapung-apung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "koleng"

📝 Contoh Penggunaan kata "koleng" dalam Kalimat

1.Saat air pasang, kapal-kapal di pelabuhan terpaksa menambatkan diri pada dermaga untuk menghindari koleng.
2.Pada musim hujan, kota kami sering mengalami banjir sehingga jalan-jalan menjadi koleng dan tidak bisa dilalui.
3.Ibukota negara ini terletak di atas sebuah pulau yang sering terlalu jauh dari daratan hingga terlihat seperti koleng di tengah laut.
4.Pada perjalanan laut, saya melihat sebuah kapal yang terapung-apung karena koleng dan terpaksa menghentikan perjalanan.
5.Air laut yang terlalu tinggi akibat badai membuat jalan setapak di pantai menjadi koleng dan tidak bisa dilalui.

📚 Artikel terkait kata "koleng"

Mengenal Kata 'koleng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "koleng" dalam Bahasa Indonesia

Kata "koleng" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini memiliki arti "terapung-apung". Berasal dari kata ini, kita dapat memahami bahwa kata "koleng" sering digunakan dalam konteks alam, seperti air atau hewan yang berada di atas air. Kata "koleng" memiliki sejarah yang menarik dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa lisan, kata ini digunakan untuk menggambarkan suatu objek yang berada di atas air, seperti kayu, buah, atau bahkan manusia yang terapung-apung. Dalam konteks budaya, kata "koleng" juga digunakan untuk menggambarkan kehidupan masyarakat pesisir pantai, yang sering kali terapung-apung di antara aral laut dan kehidupan darat. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "koleng" dalam kalimat yang alami: - Batang pohon yang terapung-apung di atas air akibat banjir. - Ikan lele yang terapung-apung di atas permukaan air karena tidak bisa berenang. - Manusia yang terapung-apung di atas air karena kecelakaan kapal. Kata "koleng" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks ekosistem laut. Dalam beberapa tahun terakhir, kata ini juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam seni rupa atau sastra. Dengan demikian, kata "koleng" dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk lebih menghargai keindahan alam dan kehidupan di sekitar kita.

Contoh Penggunaan Kata "koleng" dalam Konteks Budaya

Dalam seni rupa, kata "koleng" digunakan untuk menggambarkan kehidupan di laut yang berada di antara dua sisi, seperti antara aral laut dan kehidupan darat. Dalam sastra, kata ini digunakan untuk menggambarkan kehidupan manusia yang terapung-apung di antara dua sisi, seperti antara kehidupan yang stabil dan kehidupan yang tidak pasti. Dengan demikian, kata "koleng" dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk lebih menghargai keindahan alam dan kehidupan di sekitar kita.