Arti Kata "kolostomi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kolostomi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kolostomi

ko·los·to·mi n Dok pembedahan untuk membuat lubang pd usus besar melalui dinding tubuh untuk mengeluarkan ampas (kotoran, tinja) krn adanya kelainan pd dubur dsb

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kolostomi"

📝 Contoh Penggunaan kata "kolostomi" dalam Kalimat

1.Kedokteran menawarkan pilihan operasi kolostomi bagi pasien yang mengalami gangguan fungsi dubur.
2.Pada kesempatan itu, dokter menjelaskan proses kolostomi yang dilakukan untuk pasien tersebut.
3.Seorang dokter spesialis bedah kolorektal menyarankan pasien untuk menjalani operasi kolostomi.
4.Ketergantungan pada kolostomi dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang, sehingga perlu perawatan yang tepat.
5.kolostomi tidak hanya menyebabkan perubahan pada pola makan dan perilaku, tetapi juga menimbulkan stigma sosial.

📚 Artikel terkait kata "kolostomi"

Mengenal Kata 'kolostomi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kolostomi" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Makna Umum

Kata "kolostomi" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bidang kedokteran, yaitu dok pembedahan untuk membuat lubang pada usus besar melalui dinding tubuh untuk mengeluarkan ampas (kotoran, tinja) karena adanya kelainan pada dubur dan sebagainya. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, "kolo" yang berarti "usus besar" dan "stoma" yang berarti "lubang". Dalam konteks historis, kolostomi telah dilakukan sejak zaman kuno dengan tujuan untuk mengobati penyakit usus besar.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Kata kolostomi sering digunakan dalam konteks medis untuk menjelaskan prosedur pembedahan yang dilakukan pada pasien. Misalnya: "Pasien yang menderita penyakit usus besar perlu menjalani kolostomi untuk mengeluarkan ampas secara teratur." Atau, "Prosedur kolostomi dapat memperbaiki kualitas hidup pasien yang menderita kelainan dubur." Selain itu, kata kolostomi juga dapat digunakan dalam konteks budaya untuk menggambarkan pengalaman hidup yang sulit dan perlu adaptasi.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata kolostomi dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi mereka yang menderita penyakit usus besar atau kelainan dubur. Dengan kolostomi, pasien dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan tidak terganggu oleh masalah usus besar. Selain itu, kata kolostomi juga dapat mengingatkan kita tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh agar dapat menghindari penyakit yang serius.