Arti Kata "kompor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kompor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kompor

kom·por n perapian untuk memasak yg menggunakan minyak tanah, gas, atau listrik sbg bahan bakar;
-- gas kompor yg menggunakan gas sbg bahan bakar; -- listrik perapian yg menggunakan tenaga listrik sbg pembangkit panas;
me·ngom·pori v ki memanas-manasi; menghasut: dia senang ~ teman-temannya;
pe·ngom·por·an n ki proses, cara, perbuatan mengompori; penghasutan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kompor"

📝 Contoh Penggunaan kata "kompor" dalam Kalimat

1.Di dapur rumah, terdapat kompor gas untuk memasak makanan.
2.Pemilik restoran tersebut mengompori menu baru untuk menarik pelanggan.
3.Saat ini, banyak orang menggunakan listrik perapian sebagai pengganti kompor minyak tanah.
4.Dalam proses pembuatan makanan, kompor digunakan untuk memasak bahan-bahan dasar.
5.Penggunaan kompor listrik lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan kompor minyak tanah.

📚 Artikel terkait kata "kompor"

Mengenal Kata 'kompor' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kompor" - Kunci Kebersamaan di Dalam Rumah

Kata "kompor" telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari di Indonesia. Perapian untuk memasak yang menggunakan minyak tanah, gas, atau listrik sebagai bahan bakar telah menjadi kebutuhan dasar bagi banyak rumah tangga. Sejarahnya, kompor telah berkembang dari zaman dahulu, ketika orang-orang masih menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar. Dalam konteks sosial, kompor telah menjadi simbol kebersamaan di dalam rumah. Banyak keluarga yang menghabiskan waktu bersama di sekitar kompor, sambil memasak makanan atau sekadar berbicara. Kompor menjadi tempat berkumpul, tempat saling berbagi cerita dan pengalaman. Bahkan, kompor telah menjadi simbol kehidupan yang sederhana, tapi penuh dengan makna. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kompor" digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia mengompori teman-temannya dengan cerita lucu". Dalam kalimat ini, kata "kompori" berarti memanas-manasi atau menghasut, dengan tujuan untuk membuat orang lain tertawa atau terhibur. Atau, "Rumah kami menggunakan kompor gas, karena lebih ramah lingkungan". Dalam kalimat ini, kata "kompor" digunakan untuk mengacu pada perapian yang menggunakan gas sebagai bahan bakar. Kata "kompor" tidak hanya berlaku dalam konteks rumah tangga. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini juga digunakan dalam konteks komunitas. Misalnya, "Komunitas di desa kami memiliki kompor bersama untuk memasak makanan keluarga". Dalam kalimat ini, kata "kompor" berarti tempat berkumpul dan berbagi, bukan hanya tempat memasak. Dengan demikian, kata "kompor" menjadi simbol kebersamaan dan kehidupan yang sederhana.