Arti Kata "koplo" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "koplo" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

koplo

kop·lo Jw a dungu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "koplo"

📝 Contoh Penggunaan kata "koplo" dalam Kalimat

1.Keluarga ini tidak bisa makan siang karena ayahnya yang selalu bekerja sebagai sopir koplo malam-malam.
2.Pemilik mobil koplo berencana untuk menjual kendaraannya karena sudah tidak bisa digunakan lagi.
3.Pak Rudi yang seorang pengendara motor koplo mengalami kecelakaan saat berjalan di jalan raya.
4.Kebanyakan masyarakat tidak suka mengendarai mobil koplo karena khawatir akan keamanan.
5.Pengendara koplo harus selalu berhati-hati saat berkendara karena kemungkinan terjadi kecelakaan.

📚 Artikel terkait kata "koplo"

Mengenal Kata 'koplo' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "koplo" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "koplo" memiliki makna yang unik dan khas dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini terdiri dari dua kata: "kop" dan "lo". "Kop" memiliki arti sebagai kepala, sedangkan "lo" berarti orang bodoh atau dungu. Jadi, kata "koplo" dapat diartikan sebagai orang yang bodoh atau tidak memiliki pengetahuan. Kata "koplo" memiliki sejarah yang panjang dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan orang yang tidak memiliki pengetahuan atau tidak bijak dalam mengambil keputusan. Dalam beberapa kasus, kata ini juga digunakan sebagai ejekan untuk menggambarkan orang yang tidak memiliki kemampuan atau tidak berpengetahuan.

Contoh Penggunaan Kata "koplo" dalam Kalimat

Kata "koplo" dapat digunakan dalam kalimat yang alami dan tidak formal. Berikut beberapa contoh: - Saya tidak percaya dia bisa menyelesaikan tugasnya, dia adalah orang yang benar-benar **koplo**. - Dia tidak pernah membaca buku, dia adalah orang **koplo** yang tidak memiliki pengetahuan. - Saya tidak ingin menjadi orang **koplo** seperti dia, yang tidak memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan yang baik.

Relevansi Kata "koplo" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "koplo" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan orang yang tidak memiliki kemampuan atau tidak bijak dalam mengambil keputusan. Namun, perlu diingat bahwa kata ini juga dapat digunakan sebagai ejekan, sehingga perlu digunakan dengan hati-hati. Dalam beberapa kasus, kata ini juga dapat digunakan sebagai sarana untuk menggambarkan orang yang tidak memiliki pengetahuan atau tidak berpengetahuan.