Arti Kata "kuar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kuar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kuar

1ku·ar v, me·ngu·ar·kan v mengulurkan (tongkat dsb) untuk meraba-raba: orang buta itu ~ tongkatnya untuk mencari jalan;
me·ngu·ar-ngu·ar·kan v menguarkan

2ku·ar n burung yg keluar dr persembunyiannya pd malam hari; kuak;
menantikan ~ bertelur, pb mengharapkan sesuatu yg tidak mungkin diperoleh;
ku·ar·an n kuar

3ku·ar kl a diperoleh dr hubungan yg tidak sah (tt anak); haram jadah: anak --

4ku·ar n lingsa yg baru menetas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kuar"

📝 Contoh Penggunaan kata "kuar" dalam Kalimat

1.Orang buta itu memegang tongkatnya untuk mencari jalan di malam hari.
2.Pada saat itu, aku mengulurkan tanganku untuk menolongnya berjalan.
3.Mahasiswa yang mempelajari teks tentang kesulitan penglihatan orang buta harus menguarkan ide-ide kreatif.
4.Saya perlu menguarkan informasi yang akurat kepada publik tentang program bantuan bagi orang buta.
5.Pada kontes olahraga, atlet harus menguarkan kekuatan terbaiknya untuk mencapai kemenangan.

📚 Artikel terkait kata "kuar"

Mengenal Kata 'kuar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kuar" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata kuar memiliki makna yang sangat penting dalam konteks sosial dan sejarah. Kata ini secara resmi berarti "mengulurkan (tongkat dsb) untuk meraba-raba" atau "menggunakan tongkat untuk mencari jalan". Konsep ini sangat relevan dalam masyarakat kita, terutama bagi mereka yang memiliki kesulitan penglihatan atau mobilitas.

Contoh Penggunaan Kata "Kuar" dalam Kalimat

Kata kuar sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks membantu orang lain. Misalnya, "Ibu saya sangat sabar mengguarkan saya ketika saya masih kecil dan buta, dia selalu menggunakan tongkat untuk saya mencari jalan". Atau, "Saya sangat menghargai pelayanan dari petugas pemandu yang menunjukkan saya bagaimana cara mengguarkan diri saya dalam lingkungan yang baru". Dalam konteks lain, kata kuar juga digunakan dalam situasi keamanan, seperti "Saya harus mengguarkan diri saya dari situasi yang berbahaya dengan bantuan dari teman-teman".

Relevansi Kata "Kuar" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata kuar memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam masyarakat yang semakin maju dan kompleks, kita sering dihadapkan dengan situasi-situasi yang memerlukan bantuan dan dukungan dari orang lain. Dengan menggunakan tongkat atau alat bantu lainnya, kita dapat mengguarkan diri kita dan meningkatkan kemandirian kita. Selain itu, kata kuar juga dapat menjadi inspirasi bagi kita untuk menjadi lebih sabar dan lebih berempati terhadap orang lain yang membutuhkan bantuan.