Arti Kata "kucir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kucir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kucir

ku·cir n 1 seberkas rambut (terkepang atau tidak) yg sengaja dibiarkan tumbuh di kepala yg tercukur, sedangkan rambut di bagian kepala yg lain dicukur; kuncit; taucang; 2 seberkas rambut (terkepang atau tidak) yg diikat dng ikat penghias (spt pita)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kucir"

📝 Contoh Penggunaan kata "kucir" dalam Kalimat

1.Ibukota memiliki tradisi kuno mengenakan kucir sebagai simbol keagamaan.
2.Pada hari itu, dia memilih kucir yang panjang dan berwarna merah untuk menghadiri pesta pernikahan.
3.Di sekolah, murid-murid dilarang mengenakan kucir yang terlalu panjang karena mengganggu proses belajar.
4.Pada masa lalu, masyarakat Jawa mengenakan kucir sebagai penanda status sosial.
5.kucir yang diikat dengan pita emas menjadi hiasan yang indah pada pesta perayaan ulang tahun.

📚 Artikel terkait kata "kucir"

Mengenal Kata 'kucir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kucir" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kucir" seringkali dihubungkan dengan keindahan dan keagungan, terutama dalam konteks kebudayaan Indonesia. Dalam arti resmi, kucir adalah seberkas rambut yang sengaja dibiarkan tumbuh di kepala yang tercukur, sedangkan rambut di bagian kepala lainnya dicukur. Namun, di balik makna tersebut, terdapat sejarah dan konteks sosial yang perlu dipahami. Dalam sejarah, kucir memiliki makna yang sangat mendalam. Pada zaman dulu, kucir digunakan sebagai lambang kekuasaan dan keagungan. Para raja dan bangsawan seringkali mengenakan kucir sebagai simbol status sosial mereka. Dengan demikian, kucir menjadi simbol kekuasaan dan keagungan yang tidak dapat disangkal. Dalam kehidupan sehari-hari, kucir masih digunakan sebagai hiasan kepala. Banyak orang yang mengenakan kucir sebagai simbol keindahan dan keagungan. Namun, di balik keindahan tersebut, terdapat makna yang lebih dalam. Kucir bukan hanya sekedar hiasan, tetapi juga simbol kekuatan dan kesetiaan. Dalam beberapa budaya, kucir digunakan sebagai simbol pernikahan atau kelahiran. Dengan demikian, kucir menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan budaya. Dalam beberapa kalimat, kucir digunakan dalam arti yang berbeda-beda. Misalnya, "Dia mengenakan kucir di kepala sebagai simbol keagungan." Atau, "Dia memilih untuk menata kucirnya sendiri sebagai simbol kebebasan." Dalam beberapa kalimat, kucir digunakan sebagai kata benda yang dapat diikuti oleh predikat. Misalnya, "Dia membiarkan kucirnya tumbuh panjang." Dengan demikian, kucir menjadi kata yang sangat fleksibel dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dalam kehidupan sehari-hari, kucir masih digunakan sebagai simbol keindahan dan keagungan. Banyak orang yang mengenakan kucir sebagai hiasan kepala. Namun, di balik keindahan tersebut, terdapat makna yang lebih dalam. Kucir bukan hanya sekedar hiasan, tetapi juga simbol kekuatan dan kesetiaan. Dengan demikian, kucir menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan budaya.