Arti Kata "kucung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kucung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kucung

ku·cung ? kocong

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kucung"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "kucung" dalam Kalimat

1.Dalam konteks akademis, mahasiswa perlu memahami istilah kucung dalam bahasa Mandarin, yang memiliki nilai historis dan budaya.
2.Penggunaan kata kucung dalam film dan drama sering kali digunakan untuk menggambarkan budaya Tiongkok dan tradisi kekaisaran.
3.Pada zaman kolonial, istilah kucung digunakan sebagai kata serapan dari bahasa Mandarin untuk menggambarkan budaya asing.
4.Dalam konteks sehari-hari, istilah kucung sering digunakan dalam percakapan tentang budaya Tiongkok dan tradisi kebudayaan.
5.Dalam konteks sosial, istilah kucung digunakan sebagai simbol kebudayaan Tiongkok dan identitas nasional.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "kucung"

Mengenal Kata 'kucung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kucung" - Makna dan Konteks Sejarah

Kata kucung memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, kucung memiliki arti 'kuยทcung, kocong' yang berarti seseorang yang tidak berdaya atau lemah. Konsep ini telah ada sejak zaman dahulu, ketika kucung digunakan sebagai istilah untuk menyebut orang yang tidak berkuasa atau tidak memiliki kekuatan. Dalam konteks sejarah, kucung sering digunakan untuk menyebut budak atau hamba yang tidak memiliki kebebasan. Mereka diperlakukan sebagai subjek yang lemah dan tidak berdaya. Namun, dalam konteks modern, kucung memiliki makna yang lebih luas dan kompleks. Orang yang dianggap kucung tidak hanya yang lemah, tetapi juga yang tidak memiliki kekuatan atau kebebasan dalam berbagai aspek kehidupan.

Contoh Penggunaan Kata "kucung" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata kucung dalam kalimat yang alami: * Saya merasa kucung ketika harus menghadapi tugas yang sulit dan tidak dapat diatasi. * Ia menjadi kucung setelah kehilangan pekerjaannya dan tidak memiliki sumber pendapatan. * Dalam budaya Jawa, kucung digunakan untuk menyebut seseorang yang tidak berdaya atau lemah dalam kehidupan sehari-hari.

Kata "kucung" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata kucung masih digunakan untuk menyebut orang yang lemah atau tidak berdaya. Namun, konsep ini juga dapat digunakan untuk menyebut orang yang tidak memiliki kekuatan atau kebebasan dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam budaya Indonesia modern, kucung digunakan sebagai istilah untuk menyebut orang yang tidak berdaya, tetapi juga dapat digunakan untuk menyebut orang yang memiliki kelemahan atau keterbatasan dalam berbagai aspek kehidupan.