Arti Kata "kurik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kurik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kurik

ku·rik n bintik; rintik: ayam --;
ber·ku·rik-ku·rik v berbintik-bintik: pisang itu ~ krn sudah matang sekali

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kurik"

📝 Contoh Penggunaan kata "kurik" dalam Kalimat

1.Pagi itu berawan, langit berku·rik-ku·rik seperti di musim hujan.
2.Gula pasir yang sudah lama disimpan mulai berku·rik dan berubah warna.
3.Pisang itu sudah matang sekali, berku·rik-ku·rik di luar kulitnya yang tipis.
4.Rumah itu berku·rik-ku·rik oleh dedaunan yang tumbuh liar di sisi dindingnya.
5.Ketika musim kemarau, langit di atasnya berku·rik-ku·rik seperti di siang harinya biasanya.

📚 Artikel terkait kata "kurik"

Mengenal Kata 'kurik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kurik" - Inspirasi dalam Bahasa Indonesia

Kata "kurik" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, kata ini bermakna "bintik; rintik", seperti saat ayam berkurik-kurik atau pisang sudah matang dan mulai berkurik-kurik. Kata ini memiliki asal-usul yang kuno dan digunakan dalam konteks yang berbeda-beda.

Konteks Historis Kata "kurik"

Kata "kurik" pertama kali digunakan dalam bahasa Indonesia pada abad ke-10, saat bahasa Sunda masih berkembang. Pada saat itu, kata ini digunakan untuk menggambarkan perubahan-perubahan pada alam, seperti hujan yang turun dalam bentuk rintik-rintik. Dengan demikian, kata ini memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam konteks yang berbeda-beda.

Penggunaan Kata "kurik" dalam Kalimat

Kata "kurik" dapat digunakan dalam kalimat yang alami dan menarik. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "kurik" dalam kalimat: - Ayam di lapangan berkurik-kurik, menandakan bahwa musim hujan telah tiba. - Pisang yang sudah matang mulai berkurik-kurik, siap untuk dikonsumsi. - Hujan yang turun dalam bentuk rintik-rintik membuat aku berkurik-kurik dengan gembira.

Relevansi Kata "kurik" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "kurik" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam bahasa Indonesia modern, kata ini digunakan untuk menggambarkan perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat kita melihat seseorang yang sedang berubah-ubah emosi, kita dapat mengatakan bahwa mereka berkurik-kurik dengan gembira atau marah. Dengan demikian, kata "kurik" dapat digunakan untuk menggambarkan perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dengan sangat efektif.