Arti Kata "kusta" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kusta" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kusta

kus·ta n penyakit menahun yg menyerang kulit dan saraf, yg secara perlahan-lahan menyebabkan kerusakan pd anggota tubuh; lepra

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kusta"

📝 Contoh Penggunaan kata "kusta" dalam Kalimat

1.Penderita kusta harus menjalani perawatan khusus di rumah sakit.
2.Penyakit kusta masih menjadi tantangan bagi para dokter dan ilmuwan.
3.Di pedalaman Papua, banyak desa yang terdampak oleh penyebaran kusta.
4.Pada abad ke-19, kusta adalah penyakit yang menakutkan dan tidak diketahui penyebabnya.
5.kusta bukan hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga dampak emosional yang besar.

📚 Artikel terkait kata "kusta"

Mengenal Kata 'kusta' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kusta" - Inspirasi dan Motivasi

Kusta adalah salah satu kata yang memiliki makna yang sangat penting dalam sejarah Indonesia. Bahkan, kata ini pernah menjadi salah satu kata yang paling dihindari oleh masyarakat pada masa lalu. Kusta merujuk pada penyakit menahun yang menyerang kulit dan saraf, menyebabkan kerusakan pada anggota tubuh. Lebih dari itu, kusta juga memiliki makna budaya yang sangat dalam, terutama dalam konteks sejarah dan sosial. Dalam sejarah Indonesia, kusta pernah menjadi penyakit yang sangat menakutkan. Masyarakat pada masa lalu sering kali menganggap kusta sebagai kutukan dari Tuhan, sehingga orang yang terkena kusta sering kali diasingkan dari masyarakat. Namun, di era modern ini, kusta telah menjadi penyakit yang lebih mudah diobati. Oleh karena itu, kita harus menghilangkan stigma terhadap kusta dan menganggapnya sebagai penyakit yang sama dengan penyakit lainnya. Kata kusta juga sering kali digunakan dalam berbagai kalimat. Contohnya, "Dia telah terjangkit kusta sejak beberapa tahun lalu" atau "Masyarakat di desa tersebut masih sangat takut terhadap kusta". Bahkan, kata ini juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu atau cerita rakyat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata kusta masih memiliki relevansi yang sangat penting. Bahkan, beberapa organisasi kesehatan masih melakukan penelitian dan pengobatan kusta di berbagai daerah di Indonesia. Oleh karena itu, kita harus terus meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang kusta, sehingga kita dapat menghilangkan stigma terhadap penyakit ini dan memberikan perawatan yang lebih baik kepada mereka yang terkena kusta.