Arti Kata "langak-longok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "langak-longok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

langak-longok

la·ngak-lo·ngok v cak berpaling (memandang, menjenguk) ke kanan dan ke kiri (spt pd waktu mencari seseorang di antara orang banyak)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "langak-longok"

📝 Contoh Penggunaan kata "langak-longok" dalam Kalimat

1.Saat mencari teman lama di acara pernikahan, ibu langak-longok di antara tamu yang sangat banyak.
2.Dalam mencari teman yang hilang, anak-anak mengalami kesulitan untuk langak-longok di antara kawanan anak-anak yang berlarian.
3.Pak raja langak-longok di antara rakyat yang berkumpul di lapangan untuk melihat upacara adat.
4.Saat mencari seseorang di kerumunan orang, polisi harus berhati-hati dalam langak-longok untuk tidak menimbulkan kekacauan.
5.Dalam mencari hadiah yang hilang, anak kecil langak-longok ke sekeliling meja makan yang berantakan.

📚 Artikel terkait kata "langak-longok"

Mengenal Kata 'langak-longok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "langak-longok" - Mencari Seseorang di Antara Orang Banyak

Kata "langak-longok" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini berarti berpaling ke kanan dan ke kiri, seperti saat mencari seseorang di antara orang banyak. Dalam konteks historis, kata ini mungkin berkaitan dengan kebiasaan berburu atau berperang, di mana seseorang harus memandang ke kanan dan ke kiri untuk memantau lingkungan sekitar. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "langak-longok" masih sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, saat mencari teman di antara orang banyak, kita mungkin berkata, "Aku akan langak-longok di antara orang-orang ini untuk mencari kamu." Atau, saat mencari sesuatu di rak yang penuh, kita mungkin berkata, "Aku akan langak-longok di rak ini untuk mencari buku yang kamu cari." Dalam budaya Indonesia modern, kata "langak-longok" juga memiliki relevansi dengan kebiasaan berinteraksi sosial. Misalnya, saat menikmati konser musik, kita mungkin akan langak-longok ke kanan dan ke kiri untuk melihat suasana sekitar dan menikmati perpaduan musik dan penampilan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga mungkin akan langak-longok ke kanan dan ke kiri saat berjalan di jalan raya untuk memantau kemungkinan kemacetan atau kecelakaan. Dengan demikian, kata "langak-longok" tetap menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan dalam berbagai konteks dan kebiasaan.