Arti Kata "latifundium" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "latifundium" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

latifundium

la·ti·fun·di·um n tanah luas yg dimiliki secara pribadi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "latifundium"

📝 Contoh Penggunaan kata "latifundium" dalam Kalimat

1.Pada abad ke-19, perluasan lahan pertanian menjadi sebuah latifundium besar di negara-negara Eropa.
2.Sejarah menunjukkan bahwa kekuatan politik seringkali terkait dengan kontrol atas lahan-lahan besar yang disebut latifundium.
3.Pada masa kolonial, bangsawan Eropa memiliki latifundium yang luas di tanah-tanah jajahan mereka.
4.Pembangunan peternakan modern mengubah pola pemilikan lahan dari latifundium tradisional ke model yang lebih efisien.
5.Pengembangan peternakan modern di banyak negara terutama didorong oleh perubahan dari sistem pertanian tradisional yang berbasis latifundium.

📚 Artikel terkait kata "latifundium"

Mengenal Kata 'latifundium' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Latifundium" - Inspirasi dan Motivasi

Kata latifundium merupakan istilah yang mungkin tidak familiar bagi banyak orang. Namun, maknanya sangat relevan dalam konteks sejarah dan sosial. Latifundium secara resmi berarti tanah luas yang dimiliki secara pribadi, biasanya digunakan untuk pertanian atau perkebunan. Dalam sejarah, kata latifundium berkaitan dengan sistem pertanian di zaman Romawi kuno. Pada masa itu, beberapa orang kaya memiliki tanah luas yang digunakan untuk pertanian, sehingga mereka dapat menguasai sumber daya alam dan tenaga kerja. Konsep latifundium ini masih relevan dalam konteks modern, terutama dalam isu-isu agraria dan kepemilikan tanah. Berikut beberapa contoh penggunaan kata latifundium dalam kalimat yang alami: - Negara-negara seperti Brazil dan Argentina memiliki banyak latifundium yang dimiliki oleh keluarga kaya. - Pada zaman kolonial, perusahaan-perusahaan Eropa memiliki latifundium di Amerika Selatan yang digunakan untuk perkebunan. - Saya tidak tahu mengapa pemilik latifundium di daerah kami tidak mau membayar upah yang adil kepada pekerja mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata latifundium masih relevan dalam konteks isu-isu agraria dan kepemilikan tanah. Banyak orang di Indonesia masih mengalami masalah terkait dengan tanah dan sumber daya alam. Oleh karena itu, penting untuk memahami konsep latifundium dan bagaimana ini terkait dengan kehidupan sehari-hari.