Arti Kata "lencang depan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lencang depan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lencang depan

aba-aba dalam baris-berbaris agar orang di belakang meluruskan barisannya dengan tangan ke depan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lencang depan"

📝 Contoh Penggunaan kata "lencang depan" dalam Kalimat

1.Pikiran guru itu berjalan ke lencang depan murid-muridnya saat menyampaikan pelajaran.
2.Pada saat berbaris, bapak polisi memberi aba-aba dengan tangan ke depan agar barisan lurus.
3.Dalam pelajaran pramuka, kita diajarkan untuk mengikuti aba-aba lencang depan dari instruktur.
4.Saat acara upacara, bapak komandan memberi aba-aba dengan tangan ke depan agar pasukan berbaris lurus.
5.Pada saat berlatih, instruktur memberi aba-aba lencang depan untuk mengatur formasi pasukan.

📚 Artikel terkait kata "lencang depan"

Mengenal Kata 'lencang depan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "lencang depan" - Inspirasi dari Tradisi Berbaris

Dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia, lencang depan memiliki makna yang sangat spesifik. Istilah ini biasanya digunakan dalam konteks berbaris, baik dalam pertempuran maupun dalam upacara resmi. Dalam arti resmi, lencang depan berarti aba-aba dalam baris-berbaris agar orang di belakang meluruskan barisannya dengan tangan ke depan. Praktik ini memiliki tujuan untuk meningkatkan koordinasi dan konsentrasi antara anggota barisan. Dalam kehidupan sehari-hari, lencang depan sering digunakan dalam berbagai situasi. Misalnya, ketika berbaris dalam sebuah acara militer, petugas akan memberikan lencang depan untuk memastikan bahwa barisan dapat bergerak dengan teratur. Selain itu, dalam konteks budaya, lencang depan juga dapat digunakan dalam kesenian tradisional, seperti dalam tarian atau pertunjukan lainnya. Dalam budaya Indonesia modern, lencang depan masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks keamanan, lencang depan digunakan dalam berbagai situasi, seperti dalam kegiatan pengamanan acara atau dalam operasi polisi. Selain itu, lencang depan juga digunakan dalam konteks sosial, seperti dalam pertukaran informasi atau dalam komunikasi antaranggota masyarakat. Dengan demikian, lencang depan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia.