Arti Kata "lengkung lembah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lengkung lembah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lengkung lembah

[Kap] lengkung yang terjadi karena kecenderungan melenturnya badan kapal sehingga bagian tengahnya lebih rendah daripada bagian haluan dan buritan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lengkung lembah"

📝 Contoh Penggunaan kata "lengkung lembah" dalam Kalimat

1.Di dalam buku pelajaran teknik laut, kita dapat belajar mengenai kapal yang mengalami lengkung lembah saat berlayar.
2.Dalam konteks arsitektur, lengkung lembah dapat memberikan kesan yang indah pada struktur bangunan.
3.Pada tahun 1998, kapal tersebut mengalami lengkung lembah parah saat melewati badai besar.
4.Sebagai seorang pelaut, kamu harus memahami cara mengatasi lengkung lembah pada kapal untuk menjaga keseimbangan.
5.Kota tersebut terletak di dalam sebuah lembah yang dihiasi oleh lengkung lembah alami yang indah.

📚 Artikel terkait kata "lengkung lembah"

Mengenal Kata 'lengkung lembah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lengkung Lembah" di Dunia Kapal - Inspirasi dan Motivasi

Dalam dunia kapal, terdapat fenomena yang tidak biasa, yaitu **lengkung lembah**. Lengkung lembah adalah kap yang terjadi karena kecenderungan melenturnya badan kapal sehingga bagian tengahnya lebih rendah daripada bagian haluan dan buritan. Fenomena ini telah terjadi sejak lama dan masih terus dikaji oleh para ahli kelautan. Lengkung lembah tidak hanya terjadi pada kapal besar, tetapi juga pada kapal kecil. Bahkan, pada awalnya, **lengkung lembah** sering dianggap sebagai hal yang tidak menguntungkan, karena dapat menyebabkan kapal menjadi tidak stabil. Namun, dengan kemajuan teknologi, para ahli telah berhasil mengembangkan sistem pengendalian yang dapat mengatasi **lengkung lembah**, sehingga kapal dapat berlayar dengan lebih stabil. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin tidak terlalu sering mendengar kata **lengkung lembah**, tetapi fenomena ini masih memiliki relevansi penting dalam dunia kelautan. Contohnya, pada saat kapal berlayar di laut, **lengkung lembah** dapat menyebabkan kapal menjadi tidak stabil, sehingga perlu diatasi dengan cepat. Dalam situasi seperti ini, para ahli kelautan harus cepat berpikir dan menemukan solusi untuk mengatasi **lengkung lembah**. Dalam budaya Indonesia modern, **lengkung lembah** tidak hanya berkaitan dengan dunia kelautan, tetapi juga dengan hidup sehari-hari. Dalam kehidupan, kita mungkin menghadapi situasi yang membuat kita menjadi tidak stabil, seperti kehilangan pekerjaan atau masalah dalam hubungan. Dalam situasi seperti ini, kita dapat mengibaratkan diri kita sebagai kapal yang mengalami **lengkung lembah**, tetapi dengan kemajuan dan kreativitas, kita dapat berlayar kearah yang lebih stabil dan bahagia. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa **lengkung lembah** bukan hanya fenomena yang terjadi pada kapal, tetapi juga memiliki relevansi penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami **lengkung lembah**, kita dapat mengembangkan kemampuan untuk mengatasi situasi yang tidak stabil dan mencapai kebahagiaan.