Arti Kata "lesitina" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lesitina" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lesitina

le·si·ti·na /lésitina/ n 1 Bio zat lemak yg diperoleh dr kuning telur, jaringan otak dan saraf, sperma, jamur, ragi, benih tanaman, empedu, dan darah, berfungsi sbg penghasil fosfor (pd pertukaran zat), penjaga penyaluran lemak dr hati, dan pembentuk sel membran dr sel darah merah; 2 zat yg digunakan sbg penapisan atau pemurnian dl industri margarin, sbg bahan penahan lemak dl industri cokelat, dan sbg bahan pengawet pd roti

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lesitina"

📝 Contoh Penggunaan kata "lesitina" dalam Kalimat

1.Dalam proses produksi margarin, lecithin digunakan sebagai penapisan atau pemurnian untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik.
2.Kandungan lecithin dalam kuning telur sangat tinggi dan berguna sebagai sumber energi bagi tubuh.
3.Penggunaan lecithin sebagai bahan penahan lemak dalam industri cokelat sangat efektif dalam menghindari kelebihan lemak pada produk.
4.Dalam proses pembuatan roti, lecithin digunakan sebagai bahan pengawet untuk memperpanjang umur simpan roti.
5.Lecithin juga berperan sebagai penghasil fosfor dalam proses pertukaran zat dalam tubuh manusia.

📚 Artikel terkait kata "lesitina"

Mengenal Kata 'lesitina' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "lesitina" - Zat Lemak yang Penting dalam Kehidupan

Bagi yang Tidak Tahu, Ini Makna Lesitina dalam Bahasa Indonesia

Lesitina adalah sebuah kata yang mungkin belum familiar bagi banyak orang di Indonesia. Dalam bahasa Indonesia, lesitina didefinisikan sebagai zat lemak yang diperoleh dari berbagai sumber, seperti kuning telur, jaringan otak dan saraf, sperma, jamur, ragi, benih tanaman, empedu, dan darah. Lesitina memiliki peran penting dalam tubuh, termasuk sebagai penghasil fosfor pada pertukaran zat, penjaga penyaluran lemak dari hati, dan pembentuk sel membran dari sel darah merah.

Penggunaan Lesitina dalam Kehidupan Sehari-Hari

Penggunaan lesitina dalam kehidupan sehari-hari tidak terbatas pada peran biologisnya. Lesitina juga digunakan dalam industri, seperti sebagai penapisan atau pemurnian dalam industri margarin, bahan penahan lemak dalam industri cokelat, dan bahan pengawet pada roti. Dalam industri pangan, lesitina digunakan untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk makanan. Selain itu, lesitina juga digunakan dalam industri kosmetik sebagai bahan yang dapat membantu meningkatkan keseimbangan lemak pada kulit.

Relevansi Lesitina dalam Kehidupan Modern

Lesitina memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan modern, terutama dalam bidang kesehatan dan industri. Dalam bidang kesehatan, lesitina dapat membantu meningkatkan keseimbangan lemak pada tubuh, sehingga dapat mengurangi risiko penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Dalam industri, lesitina dapat digunakan sebagai bahan yang dapat meningkatkan kualitas dan keamanan produk makanan. Oleh karena itu, lesitina merupakan sebuah kata yang tidak hanya penting dalam biologi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari dan industri.