Arti Kata "limfopenia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "limfopenia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

limfopenia

lim·fo·pe·ni·a /limfopénia/ ? limfositopenia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "limfopenia"

📝 Contoh Penggunaan kata "limfopenia" dalam Kalimat

1.Berikut adalah lima contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "limfopenia":
2.Pengobatan pasien yang menderita limfopenia memerlukan perawatan yang intensif dan berkepanjangan.
3.Dokter mengatakan bahwa pasien memiliki limfopenia akibat infeksi virus yang ia derita.
4.limfopenia dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh manusia menjadi lemah dan tidak efektif.
5.Pasien dengan limfopenia perlu melakukan tes darah secara teratur untuk memantau kondisinya.

📚 Artikel terkait kata "limfopenia"

Mengenal Kata 'limfopenia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "limfopenia" - Penyakit yang Perlu Diketahui

Kata "limfopenia" mungkin asing bagi sebagian orang, namun pada kenyataannya, istilah ini telah ada selama beberapa dekade. Limfopenia adalah kondisi medis yang terkait dengan penurunan jumlah limfosit dalam darah, yaitu jenis sel kekebalan tubuh yang penting untuk melawan infeksi. Limfopenia pertama kali diprediksi oleh dokter dan peneliti pada tahun 1940-an, ketika mereka memulai penelitian tentang sistem kekebalan tubuh. Pada saat itu, masyarakat masih tidak memahami apa itu sistem kekebalan tubuh dan bagaimana cara melindunginya dari serangan infeksi. Dalam beberapa dekade berikutnya, penelitian tentang limfopenia terus dikembangkan, sehingga pada saat ini kita telah memiliki pengetahuan yang lebih detail tentang penyakit ini. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "limfopenia" dalam kalimat yang alami: * Dokter kemudian melakukan tes darah untuk menentukan apakah pasien mengalami limfopenia atau tidak. * Pasien yang menderita limfopenia harus berhati-hati dalam menghindari infeksi, karena sistem kekebalannya sudah lemah. * Dokter harus memantau kadar limfosit dalam darah pasien yang mengalami limfopenia untuk menentukan apakah kondisinya semakin parah atau tidak. Kata "limfopenia" juga relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kesehatan. Misalnya, jika kita sedang sakit dan memiliki gejala yang tidak biasa, kita harus segera memeriksa ke dokter untuk mengetahui apakah kita mengalami limfopenia atau tidak. Dalam budaya Indonesia modern, kata "limfopenia" juga digunakan dalam konteks penyakit yang perlu diwaspadai, sehingga kita dapat lebih siap dalam menghadapi penyakit ini.