Arti Kata "lipemia" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lipemia" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lipemia

li·pe·mia /lipémia/ n Bio lipid di dl darah yg berlebihan jumlahnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lipemia"

📝 Contoh Penggunaan kata "lipemia" dalam Kalimat

1.lipemia yang tinggi dapat mempengaruhi hasil tes darah.
2.Kondisi lipemia harus dipantau secara terus-menerus oleh dokter.
3.Banyak faktor yang dapat menyebabkan lipemia yang berlebihan dalam tubuh.
4.Mengonsumsi makanan yang seimbang dapat membantu mengurangi kondisi lipemia.
5.Penyakit kardiovaskular dapat disebabkan oleh kondisi lipemia yang parah.

📚 Artikel terkait kata "lipemia"

Mengenal Kata 'lipemia' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lipemia" dan Fungsinya dalam Tubuh

Lipemia, atau yang lebih dikenal sebagai kondisi lipid di darah yang berlebihan jumlahnya, telah menjadi topik yang menarik dalam dunia medis. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu lipos, yang berarti lemak. Namun, lipemia tidak hanya terkait dengan lemak biasa, melainkan juga berbagai jenis lipid lainnya, seperti kolesterol dan trigliserida.

Contoh Penggunaan Kata Lipemia dalam Kalimat

Penggunaan kata lipemia dalam kalimat sehari-hari cukup luas. Misalnya, dokter mungkin akan memerintahkan tes lipemia untuk mengidentifikasi kadar lipid dalam darah pasien. Dalam konteks ini, lipemia merujuk pada kondisi di mana kadar lipid dalam darah melebihi batas normal. Atau, seseorang mungkin mengalami gejala lipemia, seperti sembelit atau masalah pencernaan lainnya.

Relevansi Kata Lipemia dalam Kehidupan Sehari-Hari

Lipemia memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kadar lipid dalam darah tetap stabil. Makanan yang kaya akan lemak jenuh atau lemak yang tidak baik dapat meningkatkan kadar lipemia. Dengan demikian, penting untuk memilih makanan yang seimbang dan mengonsumsi obat-obatan yang tepat jika perlu.