Arti Kata "longgok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "longgok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

longgok

long·gok n timbunan (himpunan) barang, spt buah, padi, sampah; tumpuk; onggok;
ber·long·gok v bertimbun (bertumpuk dsb): sampah yg ~ di tepi jalan mengundang lalat dan langau;
ber·long·gok·long·gok v bertimbun-timbun; beberapa (banyak) longgok: ~ padi tersimpan di gudangnya;
me·long·gok·kan v menaruh bertimbun-timbun dng tidak teratur: ~ padi;
ter·long·gok v terhimpun; tertumpuk tidak teratur: bertonton bawang merah ~ di tepi jalan pengangkutan dng truk;
long·gok·an n 1 timbunan; tumpukan: ~ padi; ~ sampah; 2 gumpal lapisan (tt uranium): ~ uranium

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "longgok"

📝 Contoh Penggunaan kata "longgok" dalam Kalimat

1.longgok padi yang tertimbun di gudang telah menimbulkan kekhawatiran akan kehilangan nilai ekonomisnya.
2.Sampah di jalan yang tidak ditangani dengan baik telah menciptakan longgok yang menular penyakit.
3.Ketika saya melihat longgok buah yang berada di pasar, saya merasa teringat dengan musim panas yang telah lalu.
4.Guru memberi tugas kepada siswa untuk mengumpulkan dan menaruh buku-buku di dalam longgok yang telah disediakan.
5.Kebijakan pemerintah untuk mengurangi longgok sampah di kota harus dilaksanakan dengan serius dan sungguh-sungguh.

📚 Artikel terkait kata "longgok"

Mengenal Kata 'longgok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Longgok" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "longgok" memiliki makna yang sangat luas dan umum dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini berarti timbunan atau himpunan barang, seperti buah, padi, atau sampah. Dalam konteks sejarah, kata ini pertama kali digunakan pada abad ke-17, ketika Bahasa Indonesia masih dalam proses perkembangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "longgok" digunakan untuk menggambarkan situasi ketika barang-barang tertumpuk atau berhimpun tidak teratur. Misalnya, "Sampah yang longgok di tepi jalan mengundang lalat dan langau" atau "Padi yang longgok di gudangnya masih belum ditangani." Kata ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih umum, seperti "Masyarakat yang longgok di daerah pedesaan masih belum memiliki akses ke fasilitas dasar."

Contoh Penggunaan Kata Longgok dalam Kalimat yang Alami

* "Sampah yang longgok di daerah wisata membuat lingkungan menjadi kotor dan tidak nyaman." * "Padi yang longgok di gudangnya masih belum ditangani oleh petani." * "Sampah yang longgok di tepi jalan membuat lalat dan langau berdatangan."

Relevansi Kata Longgok dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "longgok" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks lingkungan dan kebersihan. Dalam kehidupan modern, kata ini digunakan untuk menggambarkan situasi ketika barang-barang tertumpuk atau berhimpun tidak teratur, seperti sampah yang longgok di daerah wisata atau padi yang longgok di gudangnya. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "longgok" agar dapat menggunakan kata ini dengan tepat dan efektif dalam kehidupan sehari-hari.