Arti Kata "mabuk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mabuk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mabuk

ma·buk a 1 berasa pening atau hilang kesadaran (krn terlalu banyak minum minuman keras, makan gadung, dsb); 2 berbuat di luar kesadaran; lupa diri: rupa-rupanya dia sudah -- , tergoda rayuan sehingga lupa bahwa dia sudah berkeluarga; 3 ki sangat gemar (suka): dia sedang -- berhias; 4 ki tergila-gila; sangat berahi: bentuk wajah yg mungil dng sinar mata yg lembut itulah yg membuat aku -- kepadanya;
-- agak-agak (kira-kira), pb tidak berbuat apa-apa, hanya melamun, asyik berangan-angan; -- di enggang lalu, pb sangat tertarik hatinya kpd orang yg belum dikenal; sbg orang -- gadung, pb rupa seseorang yg lemah dan pucat krn mengidap penyakit;
-- andan tergila-gila krn hendak kawin; -- asmara hilang akal krn jatuh cinta dsb; -- berahi sangat berahi; tergila-gila krn cinta; -- bunga raya mabuk dan mukanya merah; -- bunga selasih 1 sudah agak mabuk; belum mabuk benar; 2 mabuk sehingga tidak dapat berdiri tegak; -- cendawan mabuk kepayang; -- cinta mabuk asmara; -- darah 1 berasa pening krn melihat darah; 2 jatuh pingsan krn banyak mengeluarkan darah; 3 mengamuk krn telah melihat darah; 4 suka membunuh orang dsb; -- darat terasa mabuk dl perjalanan di darat (dng mobil, kereta api, dsb) dng tanda-tanda kepala pening, perut mual, disertai muntah-muntah; -- duit memperoleh banyak duit (dl waktu singkat); -- empat tiang mabuk sekali; -- gadung 1 mabuk krn terlalu banyak makan gadung; 2 ki mabuk asmara; -- gunung berasa pening krn berada di tempat yg tinggi, spt di pegunungan, di atas bukit; -- kecubung 1 mabuk krn makan biji kecubung; 2 sangat berahi hingga lupa daratan; -- kepayang 1 mabuk krn makan buah kepayang; 2 ki tergila-gila krn cinta; 3 agak mabuk sedikit; -- laut pening dan berasa mual atau muntah-muntah krn naik kapal laut (perahu); -- ombak mabuk laut; -- udara pening dan berasa mual krn naik pesawat udara;
ber·ma·buk-ma·buk·an v membuat diri mabuk secara berlebihan: hampir setiap malam Minggu mereka - dan membuat gaduh;
me·ma·buk·kan v 1 menyebabkan (membuat) mabuk: minuman arak itu -; 2 ki menjadikan orang tergila-gila (jatuh cinta);
di·ma·buk v terganggu oleh sesuatu (pikiran dsb);
- angan-angan ki dilanda harapan (mengharapkan) yg tidak mungkin terjadi; - bayang-bayang 1 ingin beroleh sesuatu yg mustahil diperoleh; 2 menanggung cinta yg tidak kesampaian; - cinta ki dilanda asmara; tergila-gila krn cinta: ia sedang - cinta, makan tidak enak, tidur pun tidak nyenyak; - nasib sangat sedih memikirkan nasib dirinya;
ma·buk-ma·buk·an v bermabuk-mabukan; suka mabuk;
pe·ma·buk n orang yg suka atau biasa mabuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mabuk"

📝 Contoh Penggunaan kata "mabuk" dalam Kalimat

1.Dia mabuk karena minum terlalu banyak minuman keras di malam itu.
2.Dia berbuat di luar kesadaran karena tergoda rayuan dan lupa bahwa dia sudah berkeluarga.
3.Dia sangat gemar berhias dan selalu mabuk dengan pilihan pakaian yang lucu.
4.Dia tergila-gila dan mabuk dengan cinta yang dialaminya ketika melihat orang yang dia sukai.
5.Dia mabuk dan tidak dapat berdiri tegak setelah mengalami cedera parah.

📚 Artikel terkait kata "mabuk"

Mengenal Kata 'mabuk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mabuk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mabuk" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada keadaan seseorang yang merasa pening atau hilang kesadaran, biasanya karena mengkonsumsi minuman keras atau makanan yang beracun. Namun, kata "mabuk" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti merujuk pada keadaan seseorang yang berbuat di luar kesadaran atau lupa diri. Dalam sejarah, kata "mabuk" telah digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam puisi dan sastra Indonesia. Misalnya, dalam puisi "Sajak Mabuk" karya Chairil Anwar, kata "mabuk" digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang merasa pening dan kehilangan kesadaran. **Contoh Penggunaan Kata "Mabuk" dalam Kalimat** Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mabuk" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia mabuk setelah mengonsumsi minuman keras di malam itu" atau "Dia mabuk asmara karena jatuh cinta dengan seseorang". Dalam kedua contoh ini, kata "mabuk" digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang merasa pening atau hilang kesadaran. **Relevansi Kata "Mabuk" dalam Kehidupan Sehari-Hari** Kata "mabuk" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keamanan dan keselamatan. Misalnya, dalam situasi kerja, kata "mabuk" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang kehilangan kesadaran karena mengonsumsi minuman keras atau makanan yang beracun. Dalam konteks ini, kata "mabuk" dapat digunakan untuk mengidentifikasi seseorang yang memerlukan perawatan medis darurat. Selain itu, kata "mabuk" juga dapat digunakan dalam konteks budaya dan sosial. Misalnya, dalam konteks festival dan acara sosial, kata "mabuk" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang merasa pening atau hilang kesadaran karena mengonsumsi minuman keras atau makanan yang beracun. Dalam konteks ini, kata "mabuk" dapat digunakan untuk mengidentifikasi seseorang yang memerlukan perawatan medis darurat. Dalam kesimpulan, kata "mabuk" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks kehidupan sehari-hari, kata "mabuk" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang merasa pening atau hilang kesadaran, baik karena mengonsumsi minuman keras atau makanan yang beracun, atau karena jatuh cinta atau kehilangan kesadaran.