Arti Kata "makyong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "makyong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

makyong

mak·yong n seni teater tradisional dr Pulau Bintan, Riau, yg dilakukan baik siang maupun malam selama kira-kira tiga jam, dng pelaku kurang lebih lima belas orang pria dan wanita yg semuanya memakai topeng dan canggai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "makyong"

📝 Contoh Penggunaan kata "makyong" dalam Kalimat

1.Pertunjukan makyong diadakan setiap tahun di Pulau Bintan untuk menghargai warisan budaya.
2.makyong adalah salah satu contoh seni teater tradisional Indonesia yang masih lestari.
3.Pengarang makyong telah menggubah naskah yang menggambarkan perjuangan rakyat.
4.Dalam pendidikan, makyong dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran mengenai sejarah.
5.Pertunjukan makyong malam itu sangat menarik bagi penonton yang hadir.

📚 Artikel terkait kata "makyong"

Mengenal Kata 'makyong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Makyong" - Kesenian Tradisional Indonesia

Makyong adalah salah satu kesenian tradisional Indonesia yang berasal dari Pulau Bintan, Riau. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan seni teater tradisional yang dilakukan oleh kurang lebih 15 orang pria dan wanita yang semuanya memakai topeng dan canggai. Makyong biasanya dilakukan baik siang maupun malam, dengan durasi sekitar tiga jam.

Konsep dan Sejarah Makyong

Makyong memiliki konsep yang unik, dengan penampilan yang melibatkan sekelompok orang yang mengenakan topeng dan canggai. Mereka akan melakukan tarian, menyanyikan lagu, dan bermain drama untuk menghibur penonton. Makyong telah menjadi bagian dari budaya Indonesia sejak lama, dengan sejarah yang kaya dan kompleks. Dalam konteks sosial, Makyong sering digunakan sebagai media untuk mengajarkan nilai-nilai kehidupan dan moral.

Contoh Penggunaan Kata Makyong

Banyak contoh penggunaan kata makyong dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Pertunjukan makyong di hari raya natal menjadi acara yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat." Atau, "Makyong adalah salah satu kesenian tradisional Indonesia yang sangat populer di kalangan masyarakat." Selain itu, kata makyong juga sering digunakan dalam kalimat seperti, "Makyong di Pulau Bintan, Riau, adalah salah satu contoh kesenian tradisional yang masih ada hingga saat ini."

Relevansi Makyong dalam Kehidupan Sehari-Hari

Makyong masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari warga Indonesia, terutama di daerah-daerah yang memiliki tradisi kesenian yang kaya. Makyong tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media untuk mengajarkan nilai-nilai kehidupan dan moral. Dalam budaya Indonesia modern, makyong masih menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat, dan terus dikembangkan menjadi bentuk kesenian yang lebih modern dan menarik.