Arti Kata "masa sangkal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "masa sangkal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

masa sangkal

masa perkembangan anak, biasanya kira-kira usia tiga tahun yang anak selalu menyangkal atau bertingkah laku kebalikan dari yang diharapkan dari dirinya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "masa sangkal"

📝 Contoh Penggunaan kata "masa sangkal" dalam Kalimat

1.Anak kecil masih berada dalam masa sangkal, sehingga sulit untuk mengajarkannya sesuatu yang baru.
2.Orang tua harus sabar menghadapi masa sangkal anaknya yang baru berusia tiga tahun.
3.Dalam novel itu, tokoh utama mengalami masa sangkal yang membuatnya tidak dapat membedakan antara nyata dan khayalan.
4.Anak TK sedang mengalami masa sangkal, sehingga ia seringkali menyangkal perintah guru.
5.Dalam psikologi, masa sangkal merupakan tahap perkembangan anak yang sangat penting untuk dipahami oleh orang dewasa.

📚 Artikel terkait kata "masa sangkal"

Mengenal Kata 'masa sangkal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Masa Sangkal" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "masa sangkal" memiliki makna yang sangat penting dalam konteks perkembangan anak. Dalam arti resmi, masa sangkal adalah masa perkembangan anak yang biasanya terjadi pada usia tiga tahun. Pada masa ini, anak sering menyangkal atau bertingkah laku kebalikan dari yang diharapkan dari dirinya. Masa sangkal ini adalah fase yang sangat penting dalam perkembangan emosi dan sosial anak. Pada masa sangkal, anak masih dalam proses belajar mengenali batasan dan mengembangkan kemampuan berkomunikasi. Mereka sering mengalami konflik antara keinginan dan keterbatasan, sehingga mereka menyangkal atau bertingkah laku kebalikan dari yang diharapkan. Contoh penggunaan kata masa sangkal dalam kalimat yang alami adalah: "Anak saya sedang dalam masa sangkal, jadi dia sering menolak untuk tidur atau makan." Penggunaan kata masa sangkal dapat membantu orang tua dan pendidik mengerti perilaku anak dan merancang strategi untuk mendukung perkembangan mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata masa sangkal juga relevan dalam menghadapi tantangan dan menyelesaikan masalah. Ketika kita menghadapi situasi sulit, kita dapat memikirkan apakah kita sedang berada dalam masa sangkal dan apa yang dapat kita lakukan untuk mengatasinya. Dalam budaya Indonesia modern, kata masa sangkal dapat dihubungkan dengan konsep "balada" yang sering digunakan dalam bahasa sehari-hari. Balada adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku anak yang sulit diatur atau menyangkal. Namun, dengan memahami konsep masa sangkal, kita dapat lebih mengerti perilaku anak dan merancang strategi untuk mendukung perkembangan mereka. Dengan demikian, kita dapat membantu anak kita tumbuh menjadi individu yang lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan dalam kehidupan.