Arti Kata "masturbasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "masturbasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

masturbasi

mas·tur·ba·si n proses memperoleh kepuasan seks tanpa berhubungan kelamin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "masturbasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "masturbasi" dalam Kalimat

1.Dalam konteks pendidikan seks, guru harus menjelaskan tentang masturbasi sebagai bagian dari proses perkembangan seksual manusia.
2.Masyarakat harus memiliki pandangan terbuka dan tidak memandang stigma terhadap orang yang melakukan masturbasi.
3.Penggunaan internet telah meningkatkan kemungkinan anak-anak untuk mengakses informasi tentang masturbasi, baik yang benar maupun yang salah.
4.Dalam novel "Lady Chatterley's Lover" karya D.H. Lawrence, karakter utama memiliki hubungan intim dengan dirinya sendiri melalui masturbasi.
5.Dokter harus menghormati keputusan pasien untuk melakukan masturbasi sebagai bagian dari pengobatan penyakit tertentu.

📚 Artikel terkait kata "masturbasi"

Mengenal Kata 'masturbasi' - Inspirasi dan Motivasi

Masturbasi: Pengertian dan Relevansinya dalam Kehidupan

Masturbasi adalah proses memperoleh kepuasan seks tanpa berhubungan kelamin yang telah menjadi topik perdebatan dan diskusi dalam beberapa dekade terakhir. Dalam konteks sosial, masturbasi seringkali dianggap sebagai kegiatan tabu dan tidak disenangi oleh masyarakat. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, penelitian dan diskusi tentang masturbasi telah meningkat, dan kegiatan ini telah diakui sebagai bagian dari kehidupan seksual manusia. Dalam sejarah, masturbasi telah dipandang sebagai kegiatan yang tidak baik dan tidak sehat oleh beberapa komunitas. Namun, dalam era modern, masturbasi telah diakui sebagai kegiatan yang sah dan normal dalam kehidupan seksual. Banyak orang menganggap masturbasi sebagai cara untuk mengekspresikan diri dan memenuhi kebutuhan seksual mereka tanpa harus bergantung pada partnertanpa harus bergantung pada partner. Masturbasi juga dapat menjadi cara untuk meningkatkan kesehatan mental dan fisik. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa masturbasi dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan bahkan mengurangi risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, masturbasi tidak lagi dianggap sebagai kegiatan tabu, tetapi sebagai bagian dari kehidupan seksual yang sehat dan normal. Dalam kehidupan sehari-hari, masturbasi dapat menjadi bagian dari kebiasaan yang positif. Banyak orang menggunakan masturbasi sebagai cara untuk memulai hubungan seksual atau sebagai cara untuk memahami tubuh mereka sendiri. Dalam budaya Indonesia modern, masturbasi telah menjadi topik diskusi yang lebih terbuka dan tidak lagi dianggap sebagai kegiatan yang tidak disenangi.