Arti Kata "mayat bernyawa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mayat bernyawa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mayat bernyawa

Kiasan sangat kurus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mayat bernyawa"

📝 Contoh Penggunaan kata "mayat bernyawa" dalam Kalimat

1.Dalam konteks formal, dokter menilai pasien yang baru saja dirawat sebagai mayat bernyawa yang memerlukan perawatan intensif.
2.Di rumah tangga, istri mengatakan bahwa suaminya yang sibuk bekerja adalah seperti mayat bernyawa yang tidak memiliki waktu untuk bersama keluarga.
3.Dalam puisi, penulis menggunakan metafora "mayat bernyawa" untuk menggambarkan kota yang kosong dan sunyi.
4.Pada saat pelajaran biologi di sekolah, guru menjelaskan bahwa "mayat bernyawa" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keadaan tubuh yang sangat lemah dan memerlukan perawatan medis.
5.Dalam konteks sosial, beberapa orang mengatakan bahwa pemerintah yang tidak berfungsi dengan baik adalah seperti "mayat bernyawa" yang tidak dapat memberikan pelayanan yang memadai kepada rakyat.

📚 Artikel terkait kata "mayat bernyawa"

Mengenal Kata 'mayat bernyawa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mayat Bernyawa" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mayat bernyawa" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan seseorang yang sangat kurus. Dalam konteks historis, kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sangat sulit atau sangat kekurangan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini lebih sering digunakan dalam konteks yang lebih ringan, seperti menggambarkan seseorang yang sangat sibuk atau tidak memiliki energi. **Mengapa Mayat Bernyawa Berarti Kurus?** Kata "mayat bernyawa" berasal dari bahasa Jawa, di mana kata "mayit" berarti "mayat" dan "nyawa" berarti "nyawa". Dalam bahasa Jawa, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sangat kurus karena kekurangan makanan atau penyakit. Ketika kata ini dipakai dalam bahasa Indonesia, makna yang sama tetap dipertahankan, yaitu menggambarkan seseorang yang sangat kurus atau lemah. **Contoh Penggunaan Kata Mayat Bernyawa** * "Dia terlihat sangat lemah, seperti mayat bernyawa setelah beberapa minggu tidak makan." * "Dia harus berjuang keras untuk menyelesaikan tugasnya, seperti mayat bernyawa yang harus bangun dari kubur." * "Dia sangat sibuk, seperti mayat bernyawa yang harus hidup di atas kota." **Relevansi Kata Mayat Bernyawa dalam Kehidupan Sehari-Hari** Kata "mayat bernyawa" sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kebersihan dan kesehatan. Dalam beberapa kasus, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sangat sulit atau sangat kekurangan, seperti ketika seseorang tidak memiliki makanan atau air minum. Dalam konteks yang lebih ringan, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sangat sibuk atau tidak memiliki energi.