Arti Kata "mempersempit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mempersempit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mempersempit

mem.per.sem.pit Verba (kata kerja) menjadikan lebih sempit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mempersempit"

📝 Contoh Penggunaan kata "mempersempit" dalam Kalimat

1.Kota besar mempersempit ruang hijau sehingga masyarakat mencari tempat lain untuk beristirahat.
2.Penggunaan teknologi semakin mempersempit batas waktu dan ruang dalam komunikasi.
3.Proses pembelajaran dapat mempersempit pandangan seseorang terhadap suatu topik tertentu.
4.Kondisi sosial yang mempersempit kesempatan bagi anak-anak miskin memerlukan intervensi pemerintah.
5.Keterbatasan anggaran mempersempit kemampuan institusi untuk meningkatkan kualitas layanan.

📚 Artikel terkait kata "mempersempit"

Mengenal Kata 'mempersempit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mempersempit" - Menjaga Bahasa Indonesia yang Bervariasi

Kata "mempersempit" merupakan salah satu kata kerja yang sering digunakan dalam Bahasa Indonesia. Maknanya adalah menjadikan sesuatu lebih sempit, baik secara fisik maupun secara metaphoris. Konsep ini telah ada sejak zaman kuno, ketika orang dulu menggunakan istilah "persempitan" untuk menggambarkan ruang sempit yang sulit dilewati. Dalam konteks sejarah, kata "mempersempit" sering dipakai untuk menggambarkan pemerintahan yang otoriter, yang mempersempit ruang gerak rakyat. Namun, makna ini juga dapat digunakan dalam konteks sosial, seperti ketika seseorang mempersempit pandangan atau sudut pandangnya sendiri. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "mempersempit" dalam kalimat yang alami: * "Pemerintah mempersempit ruang gerak rakyat dengan mengenakan larangan yang ketat." * "Dia mempersempit sudut pandangnya dengan hanya mempercayai informasi yang didengarnya." * "Kita harus berhati-hati agar tidak mempersempit kemungkinan-kemungkinan yang ada." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mempersempit" sangat relevan. Apabila kita terlalu fokus pada satu hal, kita mungkin akan mempersempit kemampuan kita dalam menangani masalah lainnya. Sama halnya dengan budaya Indonesia modern, kita sering kali dipaksa untuk mempersempit pandangan kita agar sesuai dengan kebutuhan sosial atau ekonomi. Dengan demikian, penting bagi kita untuk selalu ingat makna kata "mempersempit" dan berusaha untuk tidak mempersempit kemampuan kita dalam menikmati kehidupan sehari-hari.