Arti Kata "mencungap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mencungap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mencungap

men.cu.ngap Verba (kata kerja) ternganga (mengap-mengap dan sebagainya) : ia mencungap karena terlalu letih berjalan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mencungap"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "mencungap" dalam Kalimat

1.Saya mencungap karena terlalu letih berjalan di hutan hujan.
2.Dia mencungap ketika mendengar kabar buruk tentang kehilangan pekerjaan.
3.Siswa itu mencungap saat mendengar pertanyaan yang sulit di ujian.
4.Saya mencungap saat mengemudi mobil di jalan yang berlubang.
5.Dia mencungap ketika mencoba berbicara dengan tetangganya yang tidak pernah berbicara.

πŸ“š Artikel terkait kata "mencungap"

Mengenal Kata 'mencungap' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mencungap" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mencungap" adalah sebuah verba yang memiliki makna umum sebagai mengeluarkan bunyi keras dan berulang-ulang, seperti mengangis atau mengemis. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan ekspresi kekecewaan, kesedihan, atau kekecewaan seseorang, terutama dalam situasi di mana mereka merasa terlalu letih atau tidak mampu menahan emosi mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mencungap" masih digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang merasa terlalu letih atau tidak mampu menahan emosi mereka. Misalnya, "Saya mencungap saat harus berjalan ke atas bukit yang sangat tinggi karena terlalu letih," atau "Anak saya mencungap karena tidak mau pergi ke sekolah." Contoh lainnya adalah "Dia mencungap saat mendengar berita buruk tentang keluarganya." Dalam budaya Indonesia modern, kata "mencungap" masih memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam situasi di mana seseorang merasa terlalu letih atau tidak mampu menahan emosi mereka, mereka akan mencungap dan mengeluarkan bunyi keras untuk mengungkapkan perasaan mereka. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang merasa terlalu kecewa atau tidak mampu menahan emosi mereka, seperti dalam situasi di mana mereka merasa tertipu atau tidak dipercaya.