Arti Kata "mengadunkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengadunkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengadunkan

meng.a.dun.kan Verba (kata kerja) memperelok dengan perhiasan dan sebagainya; mendandani: mengadunkan pengantin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengadunkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengadunkan" dalam Kalimat

1.Pengantin itu mengadunkan keindahan dirinya dengan busana yang elegan.
2.Ibu mertua mengajarkan anaknya cara mengadunkan kue tradisional untuk hari raya.
3.Pengrajin perhiasan terkenal di kota ini karena kemampuannya mengadunkan berbagai jenis logam dengan indah.
4.Seorang seniman kontemporer terkenal karena karyanya yang unik dan mengadunkan elemen-elemen seni yang berbeda.
5.Dalam kebudayaan suku adat, prosesi pengantin melibatkan upacara mengadunkan keempat arah sebagai simbol keselarasan.

📚 Artikel terkait kata "mengadunkan"

Mengenal Kata 'mengadunkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mengadunkan" - Tradisi Perhiasan di Indonesia

Kata "mengadunkan" memiliki makna yang sangat khusus dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, kata ini berarti memperelok dengan perhiasan dan sebagainya, atau mendandani. Kata ini sering digunakan dalam konteks tradisional, terutama dalam acara pernikahan. Dalam sejarah, kata "mengadunkan" berkaitan erat dengan tradisi perhiasan di Indonesia. Sebelum pernikahan, pengantin biasanya akan mengaduk, yaitu memperelok dan mendandani diri mereka sendiri dengan perhiasan dan hiasan lainnya. Proses ini dilakukan untuk menambah keindahan dan keanggunan pengantin. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "mengadunkan" dalam kalimat yang alami: * Ibu saya akan mengadunkan aku dengan perhiasan emas yang indah untuk acara pernikahan. * Di masa lalu, pengantin perempuan biasanya diaduk dengan hiasan kepala yang rumit. * Saat pernikahan, pengantin laki-laki diaduk dengan perhiasan yang sederhana, tetapi tetap elegan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mengadunkan" masih relevan dalam konteks pernikahan. Banyak orang yang masih melakukan tradisi ini sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua dan leluhur. Selain itu, kata "mengadunkan" juga dapat digunakan dalam konteks lainnya, seperti dalam acara-acara tradisional lainnya, seperti upacara adat dan ritual. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata "mengadunkan" memiliki makna yang sangat khusus dan penting dalam budaya Indonesia. Proses mengaduk masih menjadi bagian dari tradisi pernikahan kita, dan kita dapat terus menjaga warisan ini untuk generasi mendatang.