Arti Kata "mengah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengah

me·ngah, ter·me·ngah-me·ngah kl v bernapas pendek-pendek (krn habis berlari dsb); terengah-engah; megap-megap

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengah"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengah" dalam Kalimat

1.Saya berlari sangat cepat mengah setelah mendengar sirene mobil polisi.
2.Atlet mengah terengah-engah mengalami kesulitan bernapas setelah menyelesaikan lomba marathon.
3.Ayahku terlihat mengah dan lelah setelah bekerja seharian di sawah.
4.Prajurit mengah berlari dengan cepat untuk menyelamatkan korban kecelakaan.
5.Saya mencoba mengah tetapi tidak dapat mengejar mobil yang melaju sangat cepat.

📚 Artikel terkait kata "mengah"

Mengenal Kata 'mengah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mengah" - Inspirasi dari Kehilangan Nafas

Kata "mengah" sering digunakan dalam konteks kegiatan fisik yang intens, seperti berlari atau bermain olahraga. Dalam arti resmi, mengah berarti bernapas pendek-pendek karena habis berlari atau melakukan aktivitas fisik yang melelahkan. Sejarah kata ini terkait dengan kebiasaan berjalan atau berlari dengan cepat, sehingga membuat seseorang kehabisan napas. Penggunaan kata "mengah" dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut. Ketika Anda berlari di lapangan, Anda akan mengah-mengah karena kehabisan napas. Setelah berlari beberapa menit, Anda akan terengah-engah dan membutuhkan waktu untuk menenangkan diri. Berikut contoh penggunaan kata "mengah" dalam kalimat lain: "Setelah berlari sepanjang jalan, saya mengah-mengah** dan membutuhkan air untuk menenangkan diri." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mengah" memiliki relevansi penting. Ketika kita berusaha mencapai tujuan yang tinggi, kita sering kali mengah dan kehabisan napas. Namun, itu tidak berarti kita harus menyerah. Dengan mengah-mengah, kita dapat menjadi lebih kuat dan siap untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi. Dalam budaya Indonesia modern, kata "mengah" sering digunakan sebagai inspirasi untuk tidak menyerah dan terus berusaha.