Arti Kata "mengaksep" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengaksep" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengaksep

meng.ak.sep membuat aksep: keberaniannya yang lain adalah mengaksep setiap tagihan yang muncul dari bank lain akibat penarikan dana yang dilakukan temannya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengaksep"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengaksep" dalam Kalimat

1.mengaksep keharusan untuk mengikuti aturan yang ketat dalam pekerjaan tersebut.
2.Dia harus mengaksep kegagalan timnya dalam mencapai target yang telah ditetapkan.
3.Kita harus mengaksep kebenaran bahwa kehidupan tidak selalu adil dan penuh dengan cobaan.
4.mengaksep kekurangan diri sendiri adalah langkah awal untuk memulai perubahan positif.
5.Dalam hubungan asmara, mengaksep kekurangan pasangan kita adalah kunci untuk mencapai kesuksesan dalam hubungan.

📚 Artikel terkait kata "mengaksep"

Mengenal Kata 'mengaksep' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mengaksep" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam bahasa Indonesia, kata "mengaksep" memiliki makna yang sangat penting dalam konteks social dan historis. Kata ini biasanya digunakan dalam konteks keuangan dan bisnis, terutama dalam membuat aksep (akseptasi) terhadap tagihan atau keputusan yang telah diambil. Dalam arti resmi, mengaksep berarti memenerima atau mengakui suatu keadaan atau keputusan. Dalam kehidupan sehari-hari, mengaksep seringkali dihubungkan dengan kesabaran dan kebijaksanaan. Orang yang dapat mengaksep dengan baik adalah orang yang dapat menerima keadaan dengan lapang dada dan tidak terlalu emosional. Mereka dapat memahami bahwa tidak semua keputusan dapat dipengaruhi oleh diri sendiri, dan bahwa ada hal-hal yang tidak dapat diubah. Contoh penggunaan kata mengaksep dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: * "Dia sangat sabar dalam mengaksep keputusan pihak bank untuk memotong limit kartu kreditnya." * "Dia memilih untuk mengaksep kekalahan di pertandingan, karena dia tahu bahwa ini adalah bagian dari proses belajar dan meningkatkan keterampilan." * "Dia mengaksep keadaan cuaca buruk yang membuatnya tidak dapat melakukan perjalanan yang dijadwalkan." Dalam budaya Indonesia modern, mengaksep memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang dapat mengaksep dengan baik adalah orang yang memiliki kesabaran, kebijaksanaan, dan kemampuan untuk menerima keadaan dengan lapang dada. Mereka dapat menjadi contoh bagi orang lain dalam menghadapi kesulitan dan kegagalan. Dengan demikian, mengaksep bukanlah hanya kata yang berarti menerima atau mengakui suatu keadaan, tetapi juga merupakan kunci untuk memiliki kesabaran, kebijaksanaan, dan kemampuan untuk menghadapi kesulitan dengan lapang dada.