Arti Kata "mengambil marah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengambil marah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengambil marah

meng.am.bil marah Cakapan (tidak baku) kecil hati; menjadi marah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengambil marah"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengambil marah" dalam Kalimat

1.Ibu mengambil marah terhadap anaknya yang tidak menyelesaikan tugas-tugasnya.
2.Dia mengambil marah ketika temannya mengejek namanya di depan sekolah.
3.Pada saat itu, dia sedang mengambil marah dan tidak ingin berbicara dengan siapa pun.
4.Wanita itu mengambil marah terhadap kebijakan pemerintah yang tidak adil bagi rakyat.
5.Ketika dia kehilangan pekerjaannya, dia mengambil marah dan memutuskan untuk mengubah profesinya.

📚 Artikel terkait kata "mengambil marah"

Mengenal Kata 'mengambil marah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mengambil Marah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mengambil marah" mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, tetapi artinya sangat sederhana dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. **Mengambil marah** atau dalam arti resmi "meng.am.bil marah" adalah cakapan kecil hati, menjadi marah. Kata ini memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Kata **mengambil marah** pertama kali muncul dalam bahasa Indonesia pada abad ke-19, ketika bahasa Indonesia mulai berkembang sebagai bahasa nasional. Pada masa itu, kata ini digunakan untuk menggambarkan emosi marah yang muncul ketika seseorang merasa tidak puas atau terganggu. Dalam konteks sejarah, **mengambil marah** sering digunakan untuk menggambarkan reaksi keras pada situasi yang tidak diinginkan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **mengambil marah** dalam kalimat yang alami: - "Dia **mengambil marah** ketika mendengar kabar itu." - "Kami **mengambil marah** karena mereka tidak memenuhi janji." - "Saya **mengambil marah** ketika melihat keadaan di sekitar." Dalam kehidupan sehari-hari, kata **mengambil marah** sangat relevan, terutama dalam situasi yang memerlukan keputusan cepat dan tangguh. Ketika seseorang **mengambil marah**, mereka biasanya berusaha untuk mengatasi masalah dengan cara yang cepat dan efektif. Ini dapat berarti mengambil keputusan yang berani, menghadapi tantangan, atau bahkan mengambil risiko. Dalam budaya Indonesia modern, **mengambil marah** sering digunakan sebagai motivasi untuk berusaha lebih keras dan menghadapi tantangan dengan keberanian.