Arti Kata "mengga" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengga" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengga

meng·ga, se·meng·ga a 1 hanya itu; satu-satunya: kalung yg - itu pun terpaksa digadaikan; 2 pantas; patut; sepatutnya: kelakuannya tidak --;
se·meng·ga-meng·ga adv semengga; tidak -; tidak kurang suatu apa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengga"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengga" dalam Kalimat

1.Saya tidak menemukan konteks penggunaan kata "mengga" dalam bahasa Indonesia. Mungkin kata tersebut belum pernah digunakan dalam bahasa Indonesia.
2.Namun, jika Anda ingin membuat kalimat dengan kata "mengga" dengan makna yang diberikan, saya akan mencoba membuat kalimat dengan cara berbeda. Berikut adalah contoh kalimat:
3.Pada zaman dahulu, istilah "mengga" digunakan untuk menjelaskan sesuatu yang hanya ada satu jenis saja.
4.Bisa disebut kalung tersebut sangat mengga, harganya sangat mahal.
5.Pada saat itu, kelakuan teman saya tidak sepatutnya mengga, dia seharusnya lebih berempati.

📚 Artikel terkait kata "mengga"

Mengenal Kata 'mengga' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mengga" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "mengga" memiliki makna yang spesifik dalam bahasa Indonesia, yang berbeda dari penggunaannya dalam bahasa lain. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang hanya ada satu atau tidak ada alternatif lain. Misalnya, jika seseorang harus menjual kalung yang hanya itu, maka kalung itu harus dijual karena tidak ada pilihan lain, sehingga kata "mengga" digunakan untuk menggambarkan situasi tersebut. Dalam penggunaan sehari-hari, kata "mengga" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan sesuatu yang patut atau sepatutnya. Misalnya, "Kelakuannya tidak mengga", artinya kelakuan tersebut tidak pantas atau tidak sepatutnya. Selain itu, kata "mengga" juga dapat digunakan sebagai imbuhan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak kurang suatu apa, seperti dalam kalimat "Dia tidak mengga-mengga melakukan kesalahan tersebut". Kata "mengga" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam banyak kasus, orang Indonesia sering menggunakan kata "mengga" untuk menggambarkan situasi yang tidak dapat diubah atau tidak ada alternatif lain. Misalnya, jika seseorang harus menghadapi kesulitan ekonomi, maka mereka mungkin berkata bahwa "Hidup saya tidak mengga menghadapi kesulitan ini". Dalam konteks ini, kata "mengga" digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak dapat diubah atau tidak ada alternatif lain. Dalam keseluruhan, kata "mengga" memiliki makna yang spesifik dan relevan dalam bahasa Indonesia. Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan situasi yang hanya ada satu atau tidak ada alternatif lain, patut atau sepatutnya, dan tidak kurang suatu apa.

Kata yang Mirip

menggala