Arti Kata "menggeramkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "menggeramkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

menggeramkan

meng.ge.ram.kan Verba (kata kerja) membangkitkan marah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "menggeramkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "menggeramkan" dalam Kalimat

1.Guru menggeramkan saat mendengar alasan murid tidak menyelesaikan tugasnya.
2.Perilaku murid yang tidak disiplin menggeramkan ibunya yang bekerja keras untuk menopang keluarga.
3.Pendapat politikus yang tidak jujur sering menggeramkan masyarakat yang peduli dengan kebenaran.
4.Ketika mendengar berita tentang korupsi, warga menggeramkan atas tindakan anggota legislatif yang korup.
5.Pengumuman harga bahan makanan yang terus naik menggeramkan masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan.

📚 Artikel terkait kata "menggeramkan"

Mengenal Kata 'menggeramkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Menggeramkan" - Mengungkapkan Marah dengan Bijak

Kata "menggeramkan" merupakan kata kerja yang bermanfaat dalam mengungkapkan emosi marah dengan bijak. Dalam konteks historis, kata ini lebih sering digunakan dalam bahasa lisan dan dalam percakapan sehari-hari. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kata ini mulai digunakan dalam komunikasi tulisan, seperti dalam blog, artikel, dan media sosial.

Definisi dan Konteks Kata "Menggeramkan"

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), "menggeramkan" memiliki arti "membangkitkan marah". Kata ini merupakan kata kerja transitif yang memerlukan objek untuk menunjukkan sumber marah. Misalnya, "Dia menggeramkan karena tidak puas dengan hasil pekerjaan saya". Dalam konteks ini, "menggeramkan" berarti membuat seseorang merasa marah atau tidak puas.

Penggunaan Kata "Menggeramkan" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "menggeramkan" dalam kalimat: - "Dia menggeramkan karena saya tidak menyelesaikan tugasnya tepat waktu." Dalam kalimat ini, "menggeramkan" digunakan untuk mengungkapkan emosi marah karena keterlambatan dalam menyelesaikan tugas. - "Dia menggeramkan karena saya tidak menghormatinya seperti biasa." Dalam kalimat ini, "menggeramkan" digunakan untuk mengungkapkan emosi marah karena tidak diberi hormat yang tepat. - "Dia menggeramkan karena saya tidak memenuhi janjinya." Dalam kalimat ini, "menggeramkan" digunakan untuk mengungkapkan emosi marah karena tidak memenuhi janji yang telah dibuat.

Relevansi Kata "Menggeramkan" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "menggeramkan" memiliki relevansi yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam komunikasi antarpribadi. Dalam banyak kasus, kata ini digunakan untuk mengungkapkan emosi marah atau tidak puas tanpa harus menggunakan kata-kata kasar. Dengan menggunakan kata "menggeramkan", seseorang dapat mengungkapkan emosi mereka dengan bijak dan tidak merugikan orang lain. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks profesional, seperti dalam perusahaan atau organisasi, untuk mengungkapkan kekecewaan atau tidak puas dengan hasil pekerjaan.