Arti Kata "mengupahi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengupahi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengupahi

meng.u.pahi Verba (kata kerja) memberi upah kepada: Ibu mengupahi tetangga selama pembantu belum kembali dari desanya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengupahi"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengupahi" dalam Kalimat

1.Ibu mengupahi tetangga selama pembantu belum kembali dari desanya.
2.Wakil gaji mengupahi karyawan terhadap kesalahan yang dilakukan selama pekerjaan.
3.Guru mengupahi siswa yang telah menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik.
4.Pengusaha mengupahi karyawannya dengan gaji yang lebih tinggi setelah mereka menyelesaikan proyek.
5.Pemerintah mengupahi para guru yang telah bekerja selama lebih dari 20 tahun.

📚 Artikel terkait kata "mengupahi"

Mengenal Kata 'mengupahi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengupahi: Mengerti Makna Dibalik Kata Kerja yang Jarang Dipahami

Kata "mengupahi" merupakan kata kerja yang seringkali kurang dipahami oleh masyarakat umum. Namun, di balik maknanya yang sederhana, kata ini memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks. **Mengupahi** memiliki arti resmi sebagai "mengupah" atau memberi upah kepada seseorang. Konsep ini sudah ada sejak zaman dahulu, ketika para pekerja dibayar dengan uang atau barang-barang lainnya untuk melakukan pekerjaan tertentu. Dalam praktiknya, **mengupahi** sering dilakukan oleh pengusaha atau pemilik bisnis untuk membayar pekerja mereka. Contoh penggunaan kata ini dalam kalimat yang alami adalah: "Pemilik warung makan itu **mengupahi** koki baru sebesar Rp 1.500.000 per bulan." Dalam contoh ini, pemilik warung makan memberikan upah kepada koki baru sebagai gantinya melakukan pekerjaan tertentu. Kata "mengupahi" juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, **mengupahi** tidak hanya berlaku di tempat kerja, tetapi juga dalam hubungan antar manusia. Contoh lainnya adalah: "Paman **mengupahi** Ibu dengan memberikan hadiah sebelum pernikahan." Dalam contoh ini, paman memberikan hadiah kepada Ibu sebagai tanda kasih sayang dan penghargaan. Dalam kesimpulan, kata "mengupahi" memiliki makna yang lebih dalam dan kompleks dibandingkan dengan maknanya yang sederhana. Dengan memahami makna kata ini, kita dapat memahami juga mengenai konsep ekonomi dan hubungan antar manusia dalam budaya Indonesia modern.